July 5, 2020

Seputar Informasi berita, teknik, artis, olahraga Indonesia dan Dunia

Generalchat – Merilis informasi terbaru tentang dunia International, Dunia Bola, hiburan, artis, gadget, MotoGP, Formula 1, teknik

Striker Terbaik Argentina Sepanjang Masa

Striker Terbaik Argentina Sepanjang Masa

Argentina adalah sebuah negara yang memiliki kultur sepakbola yang sangat kuat.

Negara ini telah meraih berbagai prestasi bergengsi, baik di level Amerika Selatan maupun di level internasional.

Salah satu kunci kejayaan Argentina dalam memenangkan berbagai turnamen antara lain adalah kualitas strikernya yang sangat luar biasa.

Di artikel ini, Generalchat akan menyajikan daftar 15 pemain depan Argentina terhebat sepanjang sejarah.

Striker-striker berikut tidak hanya bersinar di level tim nasional, namun juga bermain sangat baik dan mempersembahkan banyak gelar untuk klub mereka masing-masing.

Claudio Lopez

Claudio Lopez adalah seorang striker bertubuh mungil yang mampu mengantarkan Lazio menjadi juara Coppa Italia pada musim 2003-2004.

Di masa keemasannya, Lopez adalah seorang second striker yang sangat berbahaya dan terbaik di Argentina pada jaman itu.

Ia cepat, memiliki teknik yang tinggi, dan kerap mencetak gol dalam situasi yang tidak terduga.

Lopez berduet dengan rekan senegaranya, Hernan Crespo, dan mereka berdua sempat menjadi duet penyerang paling ditakuti di Serie A.

Abel Balbo

Baik di level klub maupun tim nasional, Abel Balbo memang lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Walaupun demikian, ia adalah sosok penyerang yang tidak pernah absen dipanggil untuk memperkuat tim nasional Argentina di berbagai turnamen besar dari tahun 1990 hingga 2002.

Balbo menghabiskan sebagian besar karirnya bermain di Liga Italia, di antaranya bermain untuk AS Roma, Parma, dan Fiorentina.

Ia juga menjadi bagian dari skuad AS Roma yang menjuarai Serie A di musim 2000-2001.

Martin Palermo

Martin Palermo adalah seorang striker Argentina yang penampilannya susah diprediksi.

Terkadang, ia bisa tampil sangat gemilang, namun di pertandingan lain, ia bisa tampil sangat buruk.

Palermo sempat menjadi bomber andalan tim Tango selama beberapa waktu.

Posisinya mulai tergeser ketika ia gagal melakukan tiga tendangan penalti dalam pertandingan melawan Kolombia di Copa America tahun 1999.

Sepanjang karirnya, Palermo dua kali keluar menjadi top skorer Liga Argentina.

Guillermo Stabile

Stabile adalah salah satu striker terbaik Argentina yang mampu keluar menjadi top skorer dalam turnamen Piala Dunia pertama yang diselenggarakan pada tahun 1930 di Uruguay.

Ia menghabiskan sebagian besar karirnya bermain untuk klub lokal, Huracan, dengan total catatan 102 gol dari 119 penampilan.

Stabile juga sempat bermain di luar Argentina bersama Genoa, Napoli, dan Red Star Belgrade.

Setelah pensiun sebagai pemain, ia pun menempuh karir sebagai seorang pelatih tim nasional Argentina dari tahun 1939 hingga 1960.

Sergio Aguero

Sama seperti kebanyakan striker tangguh Argentina, Aguero memiliki postur tubuh yang kecil.

Walaupun demikian, pemain yang besar di Atletico Madrid ini sekarang tercatat sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Liga Inggris.

Aguero adalah andalan Manchester City dan berperan penting dalam mempersembahkan gelar Premier League musim 2011-2012.

Hingga kini, Aguero sudah bermain sebanyak 47 kali untuk timnas Argentina dan mencetak 21 gol.

Leopoldo Luque

Leopoldo Luque adalah salah satu striker yang memiliki peran besar membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia tahun 1978.

Dalam turnamen tersebut, Luque total menyumbangkan empat gol untuk timnya.

Sebuah golnya dalam turnamen ini dinobatkan sebagai salah satu gol terindah sepanjang sejarah Piala Dunia, di mana Luque melakukan tendangan voli jarak jauh yang langsung bersarang ke gawang lawan.

Luque total bermain sebanyak 45 kali dan mencetak 22 gol untuk Argentina.

Claudio Caniggia

Caniggia adalah striker Argentina yang sempat merasakan nikmatnya bermain bersama Diego Maradona.

Ia adalah bagian dari generasi emas Argentina yang mampu menjadi juara Piala Dunia 1986 dan runner-up Piala Dunia 1990.

Walau bersinar bersama tim nasional, Caniggia baru berhasil meraih prestasi yang cukup signifikan di penghujung karirnya, ketika bermain untuk Glasgow Rangers.

Bersama klub ini, ia berhasil meraih gelar juara Liga Skotlandia dan dua kali meraih Piala Liga Skotlandia.

Diego Milito

Milito memang tidak terlalu bersinar ketika bermain bersama tim nasional Argentina.

Ia lebih banyak dibangku cadangkan, atau bahkan tidak dipanggil karena masalah cedera.

Sepanjang 25 kali bermain untuk tim Tango, Milito baru menyumbangkan empat gol.

Namun di level klub, Milito mungkin adalah salah satu penyerang Argentina paling sukses.

Ia menjadi bagian penting yang membawa Inter Milan menjuarai Liga Champions, Liga Italia, dan Piala Dunia Antarklub pada tahun 2010.

Jorge Valdano

Penampilan terbaik Valdano terjadi dalam turnamen Piala Dunia 1986 di Meksiko, ketika ia mampu mengantarkan tim Tango menjadi juara.

Dalam turnamen tersebut, Valdano diposisikan sebagai striker utama, dengan dukungan dari Maradona dan Burruchaga.

Ia berhasil mencetak empat gol dalam turnamen tersebut, salah satunya dicetak dalam partai final melawan Jerman Barat.

Setelah pensiun, Valdano sempat melatih mantan klubnya, Real Madrid, dan membawa klub ini menjuarai La Liga tahun 1994-1995.

Hernan Crespo

Hernan Crespo adalah striker Argentina yang pernah menjadi pemain termahal di dunia dan menjadi Striker Terbaik Argentina ketika dibeli Lazio dari Parma pada musim 2000-2001.

Lazio membelinya dengan harga tinggi, setelah di musim sebelumnya Crespo tampil menawan bersama Parma, membawa klub ini menjuarai Coppa Italia dan Piala UEFA.

Musim pertamanya dengan Lazio berjalan cukup memuaskan, di mana Crespo mampu mempersembahkan gelar Coppa Italia sekaligus menjadi top skorer Serie A.

Mario Kempes

Mario Kempes adalah sosok sentral yang mengantarkan Argentina menjuarai Piala Dunia 1978.

Dalam turnamen tersebut, Kempes juga mampu keluar sebagai pencetak gol terbanyak.

Periode terbaik dalam karirnya dilalui bersama Valencia.

Di klub ini, ia mampu dua kali menjadi pencetak gol terbanyak La Liga serta memenangkan satu Copa del Rey dan satu Piala Winners.

Bersama timnas Argentina, Kempes mencetak 20 gol dalam 43 kali penampilan.

Alfredo Di Stefano

Alfredo Di Stefano adalah pemain legendaris Real Madrid yang pernah memperkuat tiga tim nasional yang berbeda, Argentina, Kolombia, dan Spanyol.

Pemain ini adalah sosok sentral yang memimpin Real Madrid mendominasi Liga Eropa di tahun 1950-an.

Dalam kurun waktu tersebut, Di Stefano mampu membawa Madrid memenangi lima gelar Liga Champions judi online berturut-turut.

Stefano kerap disejajarkan dengan legenda sepakbola sepanjang masa, seperti Pele, Maradona, dan Cruyff.

Gabriel Batistuta

Hingga artikel ini dipublikasikan, Gabriel Batistuta masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak tim nasional Argentina.

Salah satu pemain terbaik Fiorentina sepanjang masa ini menyumbangkan 56 gol dari 78 penampilan.

Batistuta juga dua kali mencetak hattrick di dua turnamen Piala Dunia yang berbeda di tahun 1994 dan 1998.

Tendangan kera dan juga kekuatannya di kotak penalti membuat Batigol sangat ditakuti oleh defender dan kiper lawan.

Diego Maradona

Tak hanya di Argentina, Maradona adalah pemain yang dianggap layak menyandang gelar sebagai pemain sepakbola terbaik sepanjang masa.

Walaupun bertubuh bulat dan pendek, Maradona sangat cerdik dan lincah dalam mengolah bola.

Ia bisa dengan mudah memperdaya defender lawan dengan teknik-tekniknya yang luar biasa.

Maradona adalah sosok kunci yang membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986.

Selain itu, Maradona juga berhasil membawa klub kecil, Napoli, dua kali menjadi juara Serie A.

Lionel Messi

Nama striker terbaik Argentina sepanjang masa layak disandang oleh Lionel Messi.

Pemain Barcelona ini tak henti-hentinya menorehkan prestasi, baik prestasi individu maupun yang diraihnya bersama klubnya.

Messi memecahkan rekor sebagai satu-satunya pemain yang memenangi empat penghargaan Ballon d’Or.

Ia juga mengantarkan Barcelona keluar menjadi juara La Liga sebanyak enam kali dan juara Liga Champions sebanyak tiga kali dalam kurun waktu sepuluh tahun.

Namun demikian, Messi belum mampu menyumbangkan trofi bergengsi untuk tim nasional Argentina.

Jika ia mampu membawa Argentina menjadi juara dunia, predikatnya sebagai pemain terbaik Argentina sepanjang masa tentu tak akan lagi diragukan.