July 5, 2020

Seputar Informasi berita, teknik, artis, olahraga Indonesia dan Dunia

Generalchat – Merilis informasi terbaru tentang dunia International, Dunia Bola, hiburan, artis, gadget, MotoGP, Formula 1, teknik

Pemain Terbaik Aston Villa Dalam Sejarah Premier League

Pemain Terbaik Aston Villa Dalam Sejarah Premier League

Prestasi Aston Villa dalam kompetisi English Premier League cukup membanggakan.

Walaupun belum bisa menembus dominasi The Big Four, klub ini secara konsisten tampil sebagai kuda hitam yang cukup sering finish di zona Eropa.

Klub ini belum pernah terdegradasi dari Premier League, bahkan sempat menjadi runner-up kompetisi di musim 1992-93.

Tak hanya itu, sejak Premier League dimulai pada tahun 1992, Aston Villa sudah memenangkan dua trofi Piala Liga Inggris dan dua trofi Piala Intertoto.

Nah, siapa sajakah pemain klub ini yang layak disebut sebagai yang terbaik dalam kompetisi Premier League?

Temukan jawabannya dalam artikel Generalchat berikut!

Dean Saunders

Dean Saunders adalah striker andalan Aston Villa dalam tiga musim pertama mereka di Premier League.

Pemain asal Wales ini dibeli dari Liverpool pada tahun 1992 dengan nilai transfer 2,5 juta poundsterling.

Musim perdananya di Aston Villa berjalan dengan sangat mulus, di mana ia mencetak enam gol di empat pertandingan pertama.

Tak hanya itu, ia juga berperan besar membantu Aston Villa memenangkan Piala Liga tahun 1994 dan terpilih sebagai Aston Villa Supporters Player of the Year 1994-95.

Darius Vassell

Darius Vassel dikenal sebagai salah satu super-sub terbaik yang pernah bermain untuk timnas Inggris.

Berperan sebagai pemain pengganti untuk striker utama seperti Michael Owen, Alan Shearer, dan Wayne Rooney; Vassell kerap mencetak gol-gol penting setelah dimasukkan di tengah-tengah pertandingan dari bangku cadangan.

Karirnya di Aston Villa berlangsung selama tujuh tahun, dari 1998 hingga 2005.

Ia dikenal sebagai seorang striker yang sangat cepat, lincah, dan cerdik.

Andy Townsend

Andy Townsend bergabung dengan Aston Villa di tahun 1993 setelah dibeli dari Chelsea dengan harga 2,1 juta poundsterling.

Gelandang asal Inggris ini berperan sebagai kapten tim Aston Villa saat mereka memenangkan Piala Liga tahun 1996.

Penampilannya bersama klub tersebut cukup stabil, di mana Townsend berperan besar sebagai gelandang jangkar yang menjadi penghubung antara lini penyerangan dan lini pertahanan Aston Villa.

John Carew

John Carew adalah seorang target-man yang dianggap sebagai salah satu pesepakbola Norwegia terbaik sepanjang masa.

Selama empat tahun bermain untuk Aston Villa, Carew tiga kali menjadi top skorer terbanyak klub ini.

Ia dikenal sebagai seorang striker bertubuh tinggi, kuat, dan sering mencetak gol melalui sundulan kepala.

Musim terbaik Carew terjadi di tahun 2008-09, ketika ia membantu klubnya memenangkan Piala Intertoto.

Ia pindah dari Aston Villa ke West Ham United pada tahun 2011, tempat di mana ia mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional.

Dion Dublin

Dion Dublin dibeli dari Aston Villa pada tahun 1998 dan berhasil mengambil alih posisi sebagai striker utama klub tersebut setelah Dwight Yorke pindah ke Manchester United.

Sebelum pindah ke Aston Villa, Dublin menyandang predikat sebagai top skorer Liga Inggris musim 1997-98 saat bermain untuk Coventry City.

Selama enam tahun bermain untuk Aston Villa, Dublin tiga kali menjadi top skorer klub ini. Total, ia mencetak 59 gol dari 190 penampilan.

Kevin Richardson

Kevin Richardson selalu dikenang oleh fans Aston Villa sebagai sosok kapten yang karismatik.

Gelandang asal Inggris ini memimpin rekan satu timnya menyelesaikan musim pertama mereka di Premier League sebagai runner-up.

Tak hanya itu, ia juga membantu klubnya memenangkan trofi Piala Liga di tahun 1994.

Richardson bermain untuk Aston Villa selama empat musim dalam periode 1991-1995, mencetak 16 gol dalam 188 penampilan.

Gareth Southgate

Gareth Southgate dikenal sebagai salah satu bek Inggris terbaik sepanjang masa.

Ia bermain untuk Aston Villa dalam periode 1995-2001, memenangkan satu trofi Piala Liga Judi Online dan satu trofi Piala Intertoto.

Penampilannya di klub tersebut sangat stabil, membuat posisinya sebagai bek tengah nomor-satu nyaris tidak tergantikan.

Ia dikenal sebagai seorang defender yang tenang, taktis, dan cerdas.

Total, Gareth Southgate mencetak sembilan gol dalam 244 penampilan bersama Aston Villa.

Mark Bosnich

Walaupun ada banyak penjaga gawang hebat yang pernah bermain untuk Aston Villa di kompetisi Premier League seperti Thomas Sorensen, Brad Friedel, dan Brad Guzan; belum ada yang bisa mengalahkan reputasi Mark Bosnich.

Kiper asal Australia ini mulai tampil secara reguler di skuad utama Aston Villa pada musim 1993-94, setelah tampil luar biasa di semifinal Piala Liga dengan menggagalkan tiga tendangan penalti.

Sejak saat itu, ia tampil sangat konsisten dan mulai diakui sebagai salah satu pemain atau kiper terbaik Aston Villa di Premier League.

Di tahun 1999, Bosnich bahkan dibeli Manchester United untuk menggantikan kiper legendaris mereka, Peter Schmeichel.

Sayang, di klub tersebut Bosnich gagal bersinar dan sejak saat itu performanya terus merosot.

Paul McGrath

Paul McGrath adalah seorang bek tengah asal Irlandia yang bermain untuk Aston Villa dalam periode 1989-1996.

Walaupun mengalami cedera lutut yang sering kambuh di sepanjang karirnya, ia tetap mampu menunjukkan performa yang solid sebagai seorang defender.

Ia dikenal memiliki kemampuan tackling yang luar biasa, ditunjang dengan skill heading dan marking yang bagus.

Selama bermain di Aston Villa, ia memenangkan dua gelar Piala Liga dan satu kali terpilih sebagai PFA Player of the Year 1993.

Steve Staunton

Di sepanjang karirnya, Steve Staunton bermain untuk Aston Villa selama sepuluh tahun.

Ia tampil dalam 350 pertandingan, mencetak 19 gol.

Staunton berposisi sebagai seorang bek tengah, namun juga bisa bermain sebagai seorang wingback.

Duetnya bersama Paul McGrath di musim 1992-93 dianggap sebagai salah satu duet defender terbaik dalam sejarah Premier League, berperan besar dalam membantu klubnya menyelesaikan kompetisi di peringkat kedua.

Dwight Yorke

Dwight Yorke adalah seorang pemain asal Trinidad dan Tobago yang ditemukan oleh manajer Graham Taylor ketika Aston Villa mengadakan tur ke wilayah West Indies.

Ia bergabung di klub ini pada tahun 1989 dan selama enam tahun lebih sering dimainkan sebagai seorang sayap kanan.

Baru pada musim 1995-96 ia diposisikan sebagai seorang striker, yang ternyata sangat cocok dengan gaya bermain Yorke.

Sebagai striker, ia mencetak banyak gol dan selama tiga tahun berturut-turut menjadi top skorer Aston Villa.

Penampilan gemilangnya tersebut bahkan membuat Yorke dibeli Manchester United dengan nilai transfer yang cukup tinggi, 12,6 juta poundsterling.

Ashley Young

Ashley Young adalah seorang gelandang sayap yang dikenal karena kecepatan, kelincahan, dan kemampuan dribblingnya yang mengagumkan.

Ia bermain untuk Aston Villa dalam periode 2007-2011, dibeli dari Watford dengan nilai transfer 8 juta poundsterling.

Young menunjukkan penampilan menawan di musim perdananya bersama klub ini, di mana ia berhasil masuk dalam PFA Premier League Team of the Year.

Musim selanjutnya berjalan dengan lebih bagus, di mana young memenangkan penghargaan sebagai pemain muda terbaik Premier League.

Sama seperti Yorke, penampilan gemilang Young membuat Manchester United membelinya dengan harga tinggi, dengan nilai transfer yang dikabarkan mencapai 15 juta poundsterling.

Gabriel Agbonlahor

Gabriel Agbonlahor adalah striker Inggris keturunan Nigeria yang dibina secara langsung oleh Aston Villa Youth Academy.

Ia memulai debutnya di tahun 2005 dan dikenal sebagai seorang striker yang cepat, produktif dalam mencetak gol, dan lincah.

Duetnya bersama Ashley Young dianggap sebagai salah satu duet pemain muda paling potensial di Inggris.

Jika ia mampu mempertahankan konsistensinya dalam mencetak gol, Agbonlahor sangat mungkin meraih status sebagai pemain legendaris Aston Villa.

Olof Mellberg

Olof Mellberg dikenal sebagai seorang bek tengah yang tenang, kuat dalam duel udara, dan memiliki kualitas kepemimpinan yang bagus.

Ia dipercaya tampil sebagai kapten Aston Villa dalam periode 2003-2006.

Selama tujuh tahun bermain untuk klub tersebut, Mellberg tampil dalam 263 pertandingan dan mencetak delapan gol.

Saat bermain untuk Aston Villa, ia mendapat penghargaan sebagai pesepakbola Swedia terbaik tahun 2003.

Stiliyan Petrov

Stiliyan Petrov adalah salah satu pemain terbaik gelandang asal Bulgaria yang dibeli Aston Villa dari Glasgow Celtic pada tahun 2006.

Ia juga mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola profesional pada tahun 2013 di klub ini karena didiagnosa menderita leukimia akut.

Petrov dikenal sebagai seorang pemain yang sangat dicintai oleh fans Aston Villa.

Nomor punggung yang dipakainya, 19, dipensiunkan selama satu tahun dan ia juga dimasukkan dalam daftar “Aston Villa Hall of Fame” yang sejauh ini baru diisi oleh 13 pemain.

Tak hanya itu, Petrov juga dua kali terpilih sebagai Aston Villa Players’ Player of the Year.

Gareth Barry

Gareth Barry adalah sosok yang tepat menyandang gelar sebagai pemain terbaik Aston Villa dalam sejarah Premier League.

Gelandang tengah asal Inggris ini memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sama baiknya, tenang, dan cukup produktif dalam mencetak gol terutama melalui bola-bola mati.

Sama seperti Agbonlahor, Barry adalah produk asli Youth Academy Aston Villa.

Sepanjang 11 tahun bermain untuk klub ini, Barry mencetak 52 gol dalam 441 pertandingan.

Ia juga memenangkan satu trofi Piala Intertoto dan terpilih sebagai Aston Villa Player of the Season 2006-07.

Keputusannya meninggalkan Villa untuk bergabung bersama Manchester City di tahun 2009 sempat membuat Barry dibenci oleh beberapa fans klub ini.

Walaupun demikian, jika dinilai secara objektif, kontribusi Barry untuk Aston Villa di kompetisi Premier League sangatlah besar dan ia layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik klub ini.