September 28, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Pemain Napoli Terbaik Sepanjang Masa

Napoli adalah salah satu klub Liga Italia dengan sejarah yang dramatis.

Klub ini tidak sebesar Juventus, AC Milan, dan AS Roma; serta sering dianggap sebagai klub kecil.

Namun jangan salah, Napoli secara konsisten menunjukkan kualitas mereka sebagai salah satu kuda hitam terkuat di dunia persepakbolaan Italia.

Mereka beberapa kali mencuri gelar-gelar prestisius dari klub-klub besar negara ini.

Dalam artikel ini, Generalchat akan mengajak anda membaca profil pemain terbaik Napoli dari masa ke masa.

Ranking dalam daftar ini tidak hanya dibuat berdasarkan statistik individu setiap pemain saja, namun juga kontribusi yang sudah mereka sumbangkan untuk Napoli.

Tanpa perlu panjang lebar, berikut daftarnya:

Gianfranco Zola

Gianfranco Zola patut berterimakasih pada Napoli karena klub inilah yang benar-benar menjadikannya seorang pesepakbola ternama.

Di klub ini, ia mendapat kesempatan belajar dari legenda sepakbola dunia, Diego Maradona.

Belajar langsung di bawah bimbingan Maradona, Zola mengembangkan gaya bermain yang nyaris sama dengan sang legenda.

Keduanya sama-sama memiliki kaki kiri yang dominan, sama-sama memiliki dribbling dan teknik yang bagus, serta sama-sama visioner dan kreatif.

Selama bermain untuk Napoli dalam periode 1989-1993, Zola memenangkan satu gelar Serie A dan satu trofi Suppercopa Italiana.

Jose Altafini

Jose Altafini adalah seorang striker kelahiran Brazil yang sempat bermain untuk timnas Italia.

Pemain ini bergabung bersama Napoli pada periode 1965-1972, mencetak 97 gol dari 234 penampilan.

Walaupun sama sekali tidak memenangkan trofi saat bermain untuk Napoli, Altafini tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dari klub ini.

Ia selalu menunjukkan gaya permainan yang menghibur khas Brazil, dengan teknik tinggi yang memukau.

Andrea Carnevale

Andrea Carnevale adalah striker Italia yang menjadi pelapis Diego Maradona di masa-masa kejayaan Napoli di tahun 1980-an.

Tak hanya berperan sebagai cadangan, Carnevale pun terkadang dimainkan sebagai pendamping Maradona.

Di Napoli, ia memenangkan dua gelar Liga Italia, satu trofi Piala UEFA judi online, dan satu trofi Coppa Italia.

Selama empat tahun bermain untuk Napoli, Carnevale total mencetak 47 gol dari 154 penampilan.

Paolo Cannavaro

Paolo Cannavaro adalah adik kandung dari Fabio Cannavaro, salah satu defender Italia terbaik sepanjang masa.

Kakak beradik ini lahir dan tumbuh di kota Naples, tempat Napoli bermarkas.

Walaupun prestasinya tidak sehebat sang kakak, Paolo jauh lebih loyal terhadap tanah kelahirannya daripada Fabio.

Ia membawa Napoli melewati masa-masa pahit ketika terdegradasi ke Serie B, hingga sekarang dianggap sebagai salah satu klub terbaik di Serie A.

Bruno Giordano

Bruno Giordano adalah striker Italia yang bermain untuk Napoli selama tiga tahun, dari 1985 hingga 1988.

Dalam periode tersebut, Giordano membuat trisula penyerangan bersama Diego Maradona dan Careca yang dikenal dengan nama Ma-Gi-Ca.

Trio ini berperan besar dalam membawa Napoli menjuarai Serie A tahun 1987 dan dianggap sebagai salah satu barisan penyerangan terkuat di dunia.

Total, Giordano mencetak 37 gol dari 109 penampilan.

Antonio Juliano

Antonio Juliano adalah seorang gelandang asal Italia dan merupakan salah satu pemain paling loyal dalam sejarah Napoli.

Pemain ini bermain untuk Napoli selama 16 tahun, dari 1962 hingga 1978.

Ia beberapa tahun ditunjuk sebagai kapten klub ini dan merupakan bagian dari skuad timnas Italia yang menjuarai turnamen Euro 1968.

Selama aktif bermain, Juliano dikenal sebagai seorang gelandang tengah yang sama-sama kuat dalam bertahan maupun menyerang.

Attila Sallustro

Attila Sallustro adalah seorang penyerang Italia yang lahir di Paraguay.

Ia merupakan top skorer kedua Napoli sepanjang masa, di bawah Diego Maradona.

Sallustro bermain untuk Napoli dalam periode 1925-1937, mencetak 108 gol dari 266 penampilan.

Sallustro yang merupakan putra keluarga yang sangat kaya bahkan menolak untuk digaji selama bermain untuk Napoli saat klub tersebut mengalami krisis keuangan.

Karena kontribusinya yang besar, Sallustro dijuluki sebagai “Il Divino.”

Dino Zoff

Sebelum dikenal sebagai kiper legendaris Juventus, Dino Zoff terlebih dahulu bermain untuk Napoli.

Bahkan, di Napoli-lah potensinya sebagai seorang kiper mulai diakui publik Italia.

Zoff bermain untuk klub ini dalam periode 1967-1972, dan di tahun 1968-lah ia mengawali debutnya sebagai kiper nomor satu timnas Italia.

Walaupun tidak memenangkan satu trofi-pun bersama Napoli, kontribusi Zoff untuk Napoli tetap diapresiasi oleh para fans klub ini.

Careca

Careca adalah duet sehati Diego Maradona di masa-masa kejayaan Napoli dalam paruh kedua dekade 1980-an.

Penyerang asal Brazil ini dibeli dari Sao Paulo serta membantu klub ini memenangkan satu gelar Serie A dan satu trofi Piala UEFA.

Dengan total 95 gol dari 221 penampilan, Careca merupakan top skorer keenam Napoli sepanjang masa.

Karirnya bersama timnas Brazil juga cukup cemerlang, di mana ia mencetak 30 gol dari 64 penampilan.

Ezequiel Lavezzi

Lavezzi adalah seorang striker asal Argentina yang bermain untuk Napoli dari tahun 2007 hingga 2012.

Ia dibeli dari klub Argentina, San Lorenzo dengan harga enam juta Euro.

Penampilan gemilangnya di Napoli membuat Lavezzi dijuluki sebagai “The New Maradona” oleh fans klub ini.

Duetnya bersama Edinson Cavani sempat dianggap sebagai salah satu duet striker terbaik di Serie A.

Di Napoli, Lavezzi meraih penghargaan sebagai pemain terbaik Serie A 2010 dan memenangkan Coppa Italia 2012.

Giuseppe Bruscolotti

Giuseppe Bruscolotti merupakan seorang defender Italia yang memegang rekor jumlah penampilan terbanyak di Napoli.

Pemain ini bermain untuk Gli Azzuri dalam periode 1972-1988, memenangkan satu gelar Serie A dan dua trofi Coppa Italia.

Walaupun permainannya tidak menonjol, namun kehadiran Bruscolotti di lini pertahanan Napoli sangat esensial.

Selama enam belas tahun bergabung bersama Napoli, Bruscolotti bermain dalam 511 pertandingan dan mencetak 11 gol.

Edinson Cavani

Uruguay: 1-) Fernando Muslera; 22-) Martín Cáceres, 2-) Diego Lugano, 3-) Diego Godín, 11-) Álvaro Pereira; 20-) Álvaro González (8- Sebastián Eguren 70´), 15-) Diego Pérez, 17-) Egidio Arévalo Ríos, 10-) Gastón Ramírez (13- Sebastián Abreu 57´); 9-) Luis Suárez (7- Cristian Rodríguez 77´) y 21-) Edinson Cavani. DT: Oscar TabárezChile: 1-) Claudio Bravo; 21- )Marco González, 3-) Waldo Ponce, 5-) Pablo Contreras; 4-) Mauricio Isla, 17-) Gary Medel, 13-) Marcelo Díaz (10- Mirovan Mirosevic 61´); 14-) Matías Fernández; 11-) Eduardo Vargas (19- Gustavo Canales 72´), 9-) Humberto Suazo (22- Esteban Paredes 61´) y 20-) Matías Campos. DT: Claudio Borghi.Goles: Luis Suárez (URU) 42´, 45, 68´ y 73´.Amarillas: Pablo Contreras (CHI) 39´; Gary Medel (CHI) 54´; Martín Cáceres (URU) 59´; Cristian Rodríguez (URU) 85´.Arbitros: Héctor Baldassi, Gustavo Esquivel y Diego Bonfá (terna argentina)

Cavani adalah seorang target-man asal Uruguay yang bermain untuk Napoli dari tahun 2010-2013.

Ia dianggap sebagai striker terbaik yang pernah bermain untuk klub ini setelah era Diego Maradona.

Cavani dikenal sebagai seorang striker yang sangat kuat, efektif, dan memiliki insting mencetak gol yang sangat tinggi.

Selain membawa Napoli menjuarai Coppa Italia tahun 2012, Cavani juga menjadi top skorer Serie A musim 2012-2013 dengan total 29 gol.

Marek Hamsik

Marek Hamsik adalah seorang gelandang serba bisa asal Slovakia yang memiliki potensi menjadi salah satu legenda terbesar Napoli.

Pemain ini dibeli dari Brescia pada tahun 2007 dan sejak saat itu selalu menunjukkan performa yang signifikan.

Bersama Lavezzi dan Cavani, Hamsik membuat barisan penyerangan Napoli menjadi salah satu yang paling disegani di kompetisi Serie A.

Sekarang, Hamsik dipercaya sebagai kapten Napoli dan sudah mempersembahkan satu gelar Coppa Italia untuk tim ini.

Ciro Ferrara

Sama seperti Dino Zoff, Ciro Ferrara adalah seorang pemain andalan Napoli sebelum menjadi salah satu legenda di Juventus, klub di mana ia memenangkan lebih banyak trofi.

Bedanya, Ferrara bermain lebih lama di Napoli dan memiliki kontribusi yang lebih signifikan.

Bek tengah Italia ini memperkuat Gli Azzuri dari tahun 1984 hingga 1994, membantu klub ini memenangkan dua gelar Serie A, satu trofi Piala UEFA, dan satu trofi Coppa Italia.

Ferrara bahkan sudah dipercaya sebagai bek tengah nomor satu Napoli saat masih berusia 17 tahun.

Diego Armando Maradona

Maradona adalah sosok yang sangat dipuja oleh fans Napoli.

Bagaimana tidak, jika tidak ada Maradona, Napoli mungkin tak akan pernah merasakan gelar juara Serie A.

Bermain untuk klub ini dari tahun 1984-1991, Maradona mempersembahkan dua gelar Scudetto, satu trofi Piala UEFA, dan satu gelar Coppa Italia.

Ia juga memegang rekor sebagai top skorer dan pemain terbaik Napoli sepanjang masa dengan 115 gol dari 259 penampilan.

Tak hanya itu, ketika bermain untuk Napoli, ia berhasil membantu timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986.