September 25, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Pemain Lazio Terbaik Sepanjang Sejarah

Pemain Lazio Terbaik Sepanjang Sejarah

Generalchat.org – Lazio adalah sebuah klub yang dikenal sebagai kuda hitam dalam sepakbola Italia.

Walaupun baru dua kali memenangi Serie A, Lazio dianggap mampu mempersulit klub-klub langganan juara seperti Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.

Klub ini juga telah melahirkan banyak pemain berbakat yang mampu membawa nama baik persepakbolaan Italia.

Kali ini kami akan mengajak anda untuk melihat profil beberapa pemain terbaik Lazio sepanjang masa, seperti Hernan Crespo, Giuseppe Signori, Simone Inzaghi, Pavel Nedved, dan lain-lain.

Di antara kelimabelas pemain dalam daftar ini, yang manakah yang menjadi favorit anda?

Hernan Crespo

Hernan Crespo adalah seorang pemain yang sempat mengukir sejarah di Lazio sebagai pemain termahal di dunia.

Ia dibeli dari Parma pada tahun 2000 dengan nilai transfer sebesar 35 juta poundsterling.

Permainan Crespo di Lazio tidak mengecewakan, di mana ia mampu tampil menjadi top skorer Serie A di musim perdananya.

Sayang, ia hanya sempat bermain bersama klub ini selama dua tahun karena pada akhirnya harus ditransfer ke Inter Milan untuk menutupi krisis keuangan yang dialami Lazio.

Sinisa Mihajlovic

Selanjutnya pemain lazio terbaik adalah Sinisa Mihajlovic.

Sinisa Mihajlovic adalah seorang bek tengah tangguh asal Yugoslavia yang sering mencetak gol melalui tendangan bebas.

Walaupun bertubuh pendek, Mihajlovic memiliki speed, workrate, dan power yang tinggi sehingga membuatnya menjadi andalan lini belakang Lazio selama enam tahun bermain untuk klub ini.

Selama 14 tahun bermain di Serie A bersama Lazio dan Inter Milan, Mihajlovic total mencetak 27 gol dari tendangan bebas.

Marcelo Salas

Marcelo Salas adalah seorang striker asal Chile yang memiliki peran besar dalam membawa Lazio menjadi juara Serie A musim 1998-1999.

Duetnya bersama Claudio Lopez saat itu dianggap sebagai duet paling berbahaya di Serie A.

Sama seperti kebanyakan pemain bintang Lazio di awal tahun 2000-an, ia akhirnya harus dijual ke klub lain untuk menutupi hutang klub.

Selama berkarir untuk Lazio, Salas mencetak 34 gol dari 79 penampilan.

Giuseppe Wilson

Giuseppe Wilson adalah pemain belakang asal Inggris yang paling sukses berkarir di Liga Italia.

Pemain ini memperkuat Lazio selama satu dekade, dari tahun 1969 hingga 1979.

Ia juga menjadi andalan lini belakang klub ini ketika memenangkan scudetto musim 1973-74.

Dengan total 394 penampilan yang dicatatnya bersama Lazio, Wilson menjadi pemain dengan jumlah penampilan kedua terbanyak untuk klub ini.

Walaupun kedua orangtuanya berasal dari Inggris, Wilson lebih memilih bermain untuk timnas Italia.

Juan Sebastian Veron

Veron adalah gelandang asal Argentina yang dianggap sebagai salah satu playmaker terbaik dalam sejarah sepakbola.

Walaupun hanya dua musim bermain untuk Lazio, pemain ini memiliki peran yang sangat vital dalam membawa klubnya memenangi tiga gelar di tahun 2000.

Kombinasi Veron-Stankovic-Nedved-Conceciao sempat dianggap sebagai kombinasi lini tengah terbaik di Liga Italia.

Total, Veron bermain 53 kali untuk Lazio dan mencetak 11 gol.

Dejan Stankovic

Walaupun karirnya justru lebih bersinar di Inter Milan, Dejan Stankovic mulai dikenal dunia internasional ketika bermain untuk Lazio.

Gelandang Yugoslavia ini dibeli dari Red Star pada tahun 1998 dan bermain selama enam tahun untuk Lazio.

Stankovic dikenal sebagai seorang gelandang pekerja keras yang bisa dimainkan sebagai gelandang menyerang, gelandang sayap, maupun gelandang bertahan.

Bersama Lazio, ia memenangkan satu gelar Serie A dan satu trofi Coppa Italia.

Tommaso Rocchi

Selepas generasi keemasan Lazio di bawah kepemimpinan Sven-Goran Eriksson, Rocchi dianggap sebagai sosok yang paling bersinar di tim ini.

Ia bermain untuk Lazio selama delapan tahun, dari 2004 hingga 2008, mencetak 82 gol dalam 235 penampilan.

Ia dikenal sebagai seorang striker yang lincah dan cepat yang juga bisa dimainkan sebagai seorang winger.

Salah satu prestasi terbaiknya bersama Lazio adalah memenangkan satu gelar Coppa Italia di tahun 2009.

Pavel Nedved

Nedved adalah seorang gelandang pekerja keras yang bermain untuk Lazio dalam periode 1996-2001.

Selama karirnya, Nedved dikenal sebagai seorang gelandang enerjik dengan stamina tinggi yang kerap mencetak gol.

Selama bermain untuk Lazio, Nedved memenangkan satu gelar Serie A, satu trofi Coppa Italia, satu trofi Piala Winners’ dan satu trofi Piala UEFA.

Nedved juga dipuji oleh Sven-Goran Eriksson sebagai contoh seorang gelandang yang sangat komplit.

Giorgio Chinaglia

Giorgio Chinaglia adalah salah satu striker Lazio paling sukses.

Ia membawa klub ini menjuarai Serie A musim 1973-74 dan dua kali menjadi top skorer di Liga Italia.

Chinaglia juga bermain 14 kali untuk timnas Italia dan berhasil mencetak 11 gol.

Pemain ini meninggalkan Lazio pada tahun 1976 untuk bergabung bersama sebuah klub di Liga Amerika Serikat, New York Cosmos.

Di klub tersebut, Chinaglia bermain bersama legenda sepakbola seperti Pele dan Franz Beckenbauer, serta berhasil mencatat rekor sebagai top skorer sepanjang masa di Liga Amerika Serikat.

Luca Marchegiani

Menilik prestasi dan loyalitasnya, Marchegiani bisa disebut sebagai penjaga gawang Lazio terbaik sepanjang masa.

Kiper ini memperkuat Lazio dari tahun 1993 hingga 2003 serta memenangkan satu gelar Serie A, satu trofi Coppa Italia judi online, dan satu trofi Piala Winners.

Marchegiani juga sempat mencatat rekor sebagai penjaga gawang termahal di dunia ketika ditransfer dari Torino ke Lazio dengan nilai enam juta poundsterling.

Total, Marchegiani tampil dalam 339 pertandingan bersama Lazio.

Paolo Negro

Paolo Negro adalah salah satu pemain paling loyal yang pernah bermain untuk Lazio.

Ia bermain untuk klub ini selama 12 tahun, dari tahun 1993 hingga 2005.

Negro dikenal sebagai seorang defender yang komplit, di mana ia bisa dimainkan sebagai seorang bek tengah maupun bek kanan.

Pemain ini dianggap sebagai pendamping terbaik Alessandro Nesta selama periode tahun 1990-an.

Negro juga sempat bermain untuk timnas Italia dalam delapan pertandingan internasional.

Giuseppe Favalli

Giuseppe Favalli adalah pemain yang mencatat rekor jumlah penampilan terbanyak sepanjang masa untuk Lazio, dengan total 401 penampilan.

Ia memperkuat klub ini selama 12 tahun, dari tahun 1992 hingga 2004.

Dibandingkan pemain lain dalam daftar ini, Favalli adalah pemain yang paling banyak meraih trofi bersama Lazio.

Ia memenangkan satu trofi Serie A, tiga trofi Coppa Italia, dan satu trofi Piala Winners.

Pemain ini akhirnya pindah dari Lazio pada tahun 2006 untuk bergabung bersama AC Milan.

Giuseppe Signori

Giuseppe Signori adalah seorang striker Italia yang tiga kali menjadi top skorer Serie A selama bermain untuk Lazio.

Signori dikenal sebagai seorang striker dengan teknik tinggi dan kemampuan mengeksekusi bola-bola mati yang kerap berbuah gol.

Sayang, selama lima tahun memperkuat Lazio dari tahun 1992 hingga 1997, Signori sama sekali tidak memenangkan satu trofi pun.

Ia akhirnya pindah ke Sampdoria di tahun 1998 setelah lebih banyak dibangkucadangkan oleh pelatih Sven-Goran Eriksson.

Alessandro Nesta

Jika saja Nesta tidak pindah ke AC Milan pada tahun 2002, ia mungkin bisa menjadi pemain terbaik dalam sejarah Lazio.

Nesta adalah seorang pemain yang dibesarkan oleh Youth Academy Lazio.

Sosoknya kerap dibanding-bandingkan dengan Francesco Totti, pemain yang menjadi pujaan di klub rival Lazio, AS Roma.

Selama bermain untuk Lazio, Nesta memenangkan satu gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan satu trofi Piala Winners.

Ia juga tiga kali terpilih sebagai bek terbaik Serie A selama bergabung dengan klub ini.

Silvio Piola

Silvio Piola adalah striker legendaris Italia yang menjadi top skorer sepanjang masa Lazio dengan total 148 gol.

Ia bermain untuk Lazio selama sembilan tahun, dari 1934 hingga 1943 dan dua kali menjadi top skorer Serie A.

Prestasi terbaiknya terjadi di tahun 1938, di mana ia memimpin timnas Italia menjadi juara Piala Dunia.

Sayang, walaupun sangat tajam dalam mencetak gol, pemain ini sama sekali tidak memenangkan trofi di level klub.

Walaupun demikian, ia berhasil mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Italia, dengan total 290 gol.

Itulah kenapa Silvio Piola termasuk di kategori pemain lazio terbaik.