September 29, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Pemain Belgia Terbaik Sepanjang Masa

Pemain Belgia Terbaik Sepanjang Masa

Generalchat.org – Dalam beberapa tahun ini, nama-nama pemain terbaik Belgia seperti Eden Hazard, Vincent Kompany, Romelu Lukaku, Marouane Fellaini, dan lain-lain melejit pesat.

Popularitas mereka meningkat seiring dengan performa bagus yang mereka tunjukkan di atas lapangan.

Wajar jika kemudian negara ini dianggap sebagai salah satu negeri sepakbola terkuat di Eropa.

Jauh sebelum era Hazard dan Kompany, Belgia juga memiliki pemain-pemain hebat.

Mereka bahkan bisa mengantarkan negaranya menembus babak semifinal Piala Dunia, bahkan sempat tampil di final Piala Eropa.

Siapa sajakah mereka? Berikut daftarnya:

Thomas Vermaelen

Thomas Vermaelen adalah seorang bek tengah yang dipercaya menjadi kapten Arsenal sejak tahun 2012.

Pemain ini dikenal sebagai defender yang kuat, serba bisa, dan memiliki leadership skill yang bagus.

Tak hanya itu, Vermaelen juga sempat mengkapteni timnas Belgia selama beberapa waktu sebelum posisinya digantikan oleh Vincent Kompany.

Sayang, walaupun bermain bagus, Vermaelen belum pernah memenangkan satu trofi pun bersama Arsenal.

Timmy Simons

Jika konsisten bermain, Timmy Simons berpotensi besar untuk memecahkan rekor Jan Ceulemans sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk timnas Belgia.

Simons adalah seorang gelandang bertahan dan dikenal sebagai eksekutor tendangan penalti yang handal.

Karirnya di level klub juga cukup gemilang, di mana ia memenangkan tiga gelar Eredivisie bersama PSV Eindhoven dan dua gelar Liga Belgia bersama Club Brugge.

Tak hanya itu, ia juga terpilih sebagai pemain Belgia terbaik tahun 2002.

Bart Goor

Goor merupakan andalan timnas Belgia di Euro 2000, di mana Belgia saat itu menjadi tuan rumah turnamen tersebut.

Pemain ini berposisi sebagai sayap kiri dan memiliki kemampuan bertahan dan menyerang sama bagusnya.

Tak hanya itu, Goor juga cukup produktif dalam mencetak gol.

Di level klub, periode terbaik Bart Goor terjadi saat ia memperkuat Anderlecht.

Di Anderlecht, ia memenangkan empat gelar Liga Belgia dan tiga trofi Belgian Supercup.

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku adalah salah satu pemain muda dengan potensi terbaik saat ini.

Ia mengawali debutnya sebagai pesepakbola profesional pada usia 16 tahun.

Hebatnya lagi, dalam musim debutnya Lukaku langsung berhasil menjuarai Liga Belgia sekaligus menjadi top skorer kompetisi tersebut.

Wajar jika kemudian ia menjadi rebutan banyak tim, sebelum akhirnya ditransfer ke Chelsea.

Walaupun saat ini Lukaku belum mendapat tempat di tim utama Chelsea dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain, ia sudah menunjukkan potensi dan performa permainan yang sangat bagus.

Marc Wilmots

Marc Wilmots bisa diibaratkan sebagai Gennaro Gattuso-nya Belgia.

Ia dikenal sebagai gelandang tengah yang tidak kenal lelah dalam mengejar bola dan menghentikan serangan lawan.

Karena energinya yang seolah tidak pernah habis, Wilmots dijuluki sebagai “Mr 1.000 Volts.”

Hebatnya lagi, ia juga cukup produktif dalam mencetak gol.

Prestasi terbaik Wilmots di level klub adalah memenangkan satu gelar Bundesliga dan satu UEFA Cup bersama Schalke 04.

Paul Van Himst

Dengan catatan 30 gol, Paul Van Himst adalah top skorer Belgia sepanjang masa hingga saat ini.

Ia merupakan striker andalan Belgia dalam Euro 1972, di mana negara ini berhasil meraih posisi ketiga.

Karena pergerakan dan permainannya yang sangat mengancam gawang lawan, Van Himst sangat sering dilanggar dan dijatuhkan oleh defender yang menjadi musuhnya.

Wajar, ia sangat produktif dalam mencetak gol, bahkan empat kali menjadi top skorer Liga Belgia.

Daniel Van Buyten

Sejak bergabung dengan Bayern Munich di tahun 2006, Van Buyten menjadi salah satu bek tengah andalan klub besar Eropa tersebut.

Dengan tinggi tubuh yang hampir mencapai dua meter, Van Buyten sangat handal dalam heading dan cukup sering mencetak gol melalui sundulan kepala.

Ditambah dengan mentalitas yang bagus dan pengalaman yang tinggi, saat ini ia menjadi sosok bek yang ideal.

Selama karirnya di Munich, Van Buyten memenangkan empat gelar Bundesliga, satu trofi Liga Champions, dan satu trofi FIFA Club World Club judi online.

Luc Nilis

Luc Nilis dikenal sebagai salah satu pemain terbaik PSV Eindhoven sepanjang masa.

Striker ini memperkuat PSV dalam periode 1994-2000, memenangkan dua gelar Eredivisie dan dua kali menjadi top skorer kompetisi tersebut.

Penampilannya sangat stabil dan konsisten, bahkan Ronaldo menyebut Nilis sebagai striker terbaik yang pernah berduet dengannya.

Sayang, karir Luc Nilis harus berakhir dengan tragis ketika ia mengalami patah kaki di tahun 2000, memaksanya untuk pensiun sebagai pesepakbola profesional.

Eden Hazard

Dibeli dari Lille pada tahun 2012, Eden Hazard kini sudah menjadi pemain andalan Chelsea.

Skillnya yang tinggi kerap membuat Hazard dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Tak hanya itu, kemampuan menyerangnya, mulai dari passing, shooting, dribbling, dan first-touch; semuanya nyaris sempurna.

Sebelum bergabung bersama Chelsea, ia membantu Lille memenangkan double winners di musim 2010-11.

Ia pun memiliki peran yang sangat penting dalam membawa The Blues menjuarai Europa League musim 2012-13.

Michel Preud’homme

Michel Preud’homme adalah kiper utama timnas Belgia di tahun 1990-an.

Penampilan terbaiknya terjadi di tahun 1994 dalam turnamen World Cup, di mana ia akhirnya dianugerahi gelar sebagai pemain dan Kiper Terbaik Dunia dan belgia dan memperoleh Yashin Awards.

Ia juga bermain cukup gemilang di level klub bersama Standard Liege dan Mechelen; di mana Preud’homme memenangkan tiga gelar Liga Belgia, satu Winners’ Cup, dan satu trofi European Supercup.

Jean-Marie Pfaff

Jean-Marie Pfaff layak disebut sebagai kiper dan pemain terbaik Belgia sepanjang masa.

Ia membantu negaranya mencapai final Euro 1980 dan semifinal World Cup 1986.

Selama periode 1976-1987, Pfaff tampil sebanyak 64 kali untuk negaranya. Tak hanya sukses di level timnas, Pfaff juga cukup sukses di level klub, terutama saat bermain untuk Bayern Munich.

Di klub tersebut, ia memenangkan tiga gelar Bundesliga dan dua trofi DFB Pokal.

Vincent Kompany

Kuat, tenang, tangguh, dan memiliki leadership skill yang tinggi.

Kompany adalah bek andalan Manchester City yang berperan besar dalam memimpin klub ini menjuarai Liga Premier Inggris musim 2011-12.

Sebelumnya, ia juga memenangkan dua gelar Liga Belgia bersama Anderlecht dan satu Intertoto Cup bersama Hamburger SV.

Saat ini, Kompany juga dipercaya sebagai kapten tim generasi emas timnas Belgia yang diprediksi mampu bersinar di World Cup 2014.

Enzo Scifo

Enzo Scifo adalah seorang gelandang menyerang dengan kreativitas yang sangat tinggi.

Ia sangat handal dalam membangun penyerangan, produktif dalam mencetak gol, serta mampu menjalankan peran sebagai seorang playmaker dengan sangat baik.

Penampilan terbaiknya terjadi di Piala Dunia 1994, di mana ia dinobatkan sebagai pemain muda terbaik dalam turnamen tersebut.

Di level klub, Scifo memenangkan empat gelar Liga Belgia bersama Anderlecht dan satu gelar Ligue 1 bersama AS Monaco.

Eric Gerets

Enerjik, berpenampilan sangar, dan sangat tangguh dalam mengawal lini belakang.

Eric Gerets adalah seorang bek kanan yang bermain untuk timnas Belgia dalam periode 1975-1991.

Ia membawa negaranya menjadi runner-up Euro 1980 serta mencapai babak semifinal Piala Dunia 1986.

Tak hanya itu, Eric Gerets juga merupakan pemain Belgia dengan jumlah trofi terbanyak di level klub.

Bersama PSV Eindhoven, ia memenangkan enam gelar Eredivisie, tiga KNVB Cup, dan satu trofi Liga Champions.

Jan Ceulemans

Seperti Michel Platini, Ceulemans adalah seorang gelandang menyerang yang sangat produktif dalam mencetak gol.

Ia menjadi andalan timnas Belgia di tahun 1980-an dan dipercaya menjadi kapten negaranya dalam Piala Dunia 1986, turnamen di mana Belgia berhasil mencapai babak semifinal.

Pemain ini menghabiskan seluruh karir profesionalnya bermain di Liga Belgia bersama dua klub, Lierse dan Club Brugge.

Total, Ceulemans memenangkan empat gelar Liga Belgia dan dua trofi Piala Belgia.