October 26, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Liga Italia: Menanti Inter Milan Disalip Juventus Di Serie A

Juventus Menang Atas Udinese, Ronaldo Cetak Dua Gol

Juventus Menang Atas Udinese, Ronaldo Cetak Dua Gol

Juventus menang atas Udinese di laga lanjutan Liga Italia pekan ke-16, Cristiano Ronaldo cetak dua gol dan tambahan satu gol dari Leonardo Bonucci.
Juventus Menang Atas Udinese, Ronaldo Cetak Dua Gol
Juventus Menang Atas Udinese, Ronaldo Cetak Dua Gol

Liga Italia – Usai kandas raih kemenangan di hasil pertandingan Serie A Italia antara Fiorentina vs Inter Milan, Senin( 16/ 12/ 19) dini hari tadi, Nerazzurri terancam disalip oleh Juventus.

Pertandingan Fiorentina vs Inter Milan yang dimainkan dini hari tadi dihelat di Stadion Artemio Franchi, Florence. Inter Milan memanglah nampak susah menggebrak pertahanan tuan rumah.

Memainkan laga tandang Serie A Italia, Inter Milan awal mulanya nampak bermain cukup lepas. Amati saja, laga baru berjalan 8 menit disaat mereka mencetak keunggulan ke gawang Fiorentina.

Gelandang Inter Milan, Borja Valero sukses membebaskan tendangan yang menjebol gawang mantan klubnya. Berkat gol ini, Inter juga sanggup menguasai jalannya pertandingan.

Menit ke- 39, Inter Milan kembali dapat mencetak gol. Lautaro Martinez dengan tenang menuntaskan kesempatan serta menggetarkan jala gawang Fiorentina. Tetapi wasit yang mengetuai laga seketika menganulir gol Martinez. Memakai dorongan VAR, si pengadil lapangan memperhitungkan proses gol didahului oleh pelanggaran offside.

Kejutan baru terjalin disaat pertandingan memasuki masa injury time. Fiorentina sukses mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi Dusan Vlahovic.

Kemenangan di depan mata yang harusnya jadi kepunyaan Inter itu juga harus hilang begitu saja. Mereka kembali ke Milano dengan satu poin, alias hasil imbang.

Pastinya para Interisti sangat menyayangkan penampilan tim kesayangannya dini hari tadi. Diimbangi oleh Fiorentina dengan gol lawan terjadi pada menit ke- 91 lewat 39 detik.

Saat ini, Inter Milan juga terancam disalip oleh Juventus yang menang atas Udinese pada Minggu( 15/ 12/ 19) kemarin malam. Inter serta Juventus sama- sama mempunyai 39 poin, cuma berbeda selisih gol saja.

Lalu kapan Inter Milan dapat kehabisan puncak klasemen Serie A Italia yang mereka telah kuasai semenjak dini masa 2019/ 2020 bergulir? Apakah saat sebelum pergantian tahun baru 2020?

Inter Milan Bisa Dilengserkan Juventus Sebelum Tahun 2020

Misi Inter Milan buat jadi pemuncak klasemen disaat putaran awal Serie A Italia 2019/ 2020 dapat saja kandas. Mereka dapat saja dilengserkan oleh Juventus saat sebelum tahun 2020 ini berganti.

Gimana bisa jadi? Toh, saat sebelum tahun 2019 ditutup hanya tersisa satu pertandingan, baik itu Juventus ataupun pula Inter Milan. Juventus bakal bertamu ke markas Sampdoria pada bertepatan pada 19 Desember mendatang.

Sedangkan Inter Milan sesungguhnya lebih diuntungkan dengan cuma mengalami tim yang saat ini di zona degradasi, ialah Genoa. Apalagi Inter Milan vs Genoa akan dihelat di Stadion Giuseppe Meazza di bertepatan pada 22 Desember mendatang.

Juventus serta Inter Milan mempunyai sela waktu waktu 3 hari, yang pasti saja ini dapat menyebabkan pergantian puncak klasemen sementara. Cuma tinggal menunggu hasil pertandingan Inter vs Genoa yang bermain belakangan.

Juventus kita tahu pernah hadapi penyusutan performa dikala mereka ditahan imbang 2- 2 oleh Sassuolo dan apalagi kalah di laga berikutnya dari Lazio dengan skor 1- 3. Tetapi mereka sukses bangkit dengan kemenangan 3- 1 atas Udinese di laga kemarin malam.

Apalagi kemenangan itu bukan semata- mata jadi titik kebangkitan Juventus, tetapi juga buat Cristiano Ronaldo. Megabintang Portugal itu mencetak 2 gol sekaligus disaat dipasangkan sebagai striker berduet dengan Gonzalo Higuain.

2 gol ataupun istilahnya dalam sepak bola adalah brace, ialah yang awal dicetak oleh Ronaldo sejak awal Serie A Italia musim ini bergulir. Bisa saja ini jadi awal dari ketajaman Ronaldo yang mulai kembali terlihat.

Terlebih kita dapat amati penampilan Cristiano Ronaldo yang mencetak salah satu brace miliknya di musim 2018/ 2019 disaat Juventus vs Sampdoria. Ini pasti jadi modal kuat, terlebih Sampdoria cuma sanggup menang 5 kali dari total 20 laga menjamu Juventus sepanjang sejarah.

Fokus Pelatih Kepala Juventus, Maurizio Sarri juga diperkirakan akan tetap terfokus untuk melindungi konsistensi para pemainnya supaya selalu mencapai kemenangan di setiap laga.

Hal terpenting merupakan kami menampilkan karakter dan game disaat menghadapi lawan kuat, yang selalu memenangkan pertandingan sebelumnya,” ungkap Sarri, dikutip dari halaman sepak bola internasional Four Four Two.

Berbeda dengan Inter Milan yang saat ini lagi dalam tren negatif dan belum kembali raih kemenangan di 3 laga terakhir. Dimulai dengan hasil imbang tanpa gol kontra AS Roma, kalah dari Barcelona di Liga Champions yang membuat mereka wajib terlempar ke 32 besar Liga Europa dan terbaru merupakan imbang 1- 1 kontra Fiorentina.

Yang sangat menyesakkan adalah hasil imbang 1- 1 menghadapi Fiorentina, di mana seperti yang kita tahu mereka unggul 1- 0 semenjak menit ke- 8 pertandingan tersebut. Tetapi kebobolan di menit injury time dan gagal menang.

Inter Milan vs Genoa Berakhir Imbang, Juventus Akan Rebut Puncak Klasemen

Memanglah, Inter Milan cuma akan menghadapi tim zona degradasi yang bahkan memiliki tren yang lebih buruk dibanding mereka. Ya, Genoa baru menang 2 kali dari total 16 giornata yang telah mereka lakukan di Serie A Italia sepanjang musim ini.

Mengingat pertandingan menghadapi Inter Milan merupakan laga tandang, Genoa juga wajar apabila pesimisme. Alasannya, dari 8 laga tandang sepanjang musim ini, mereka belum sempat menang, hanya 4 kali imbang dan 4 kali kalah.

Tetapi pasti laga tandang saat sebelum tahun 2019 ini berakhir, Genoa memiliki motivasi lebih buat tidak mengakhirinya dengan kekalahan. Hasil imbang jadi sasaran normal buat Genoa usung, dan jika kejadian, Inter dapat saja kehabisan puncak klasemen dan disalip oleh Juventus.

Walaupun saat ini terdapat di zona degradasi dan tengah menempuh tren negatif, Genoa memiliki rekor bagus mengalami beberapa klub besar Serie A Italia. Semacam menahan imbang AS Roma dengan skor 3- 3 di giornata pembuka musim ini serta pula imbang tanpa gol kontra Napoli.

Kita juga dapat amati saat mereka tiba sebagai tim tamu ke Stadion Allianz, markas dari Juventus. Walaupun kalah 2- 1 dari Juventus, mereka sukses memforsir tuan rumah bermain imbang 1- 1 sejauh 90 menit waktu normal, saat sebelum gol penalti Ronaldo menit ke- 96 menentukan kemenangan Bianconeri.

” Kami sanggup menyerupai tingkat permainan Juventus sampai akhir pertandingan. Terlebih kami bermain di kandang Juventus, itu tidak gampang. Aku bahagia dengan permainan Genoa,” ucap si pelatih, Thiago Motta usai laga kontra Juventus.

Strategi serta taktik Genoa yang diurus oleh Thiago Motta juga diakui membuat Juventus kesusahan mencetak gol. Pengakuan tersebut tiba langsung dari megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo.

” Kami sangat kesusahan di laga ini( vs Genoa). Walaupun kami sukses mencapai kemenangan dari sekian banyak kesempatan yang kami ciptakan,” ucap Ronaldo dikutip dari Football Italia.

Genoa memiliki modal yang lumayan jika memang cuma fokus buat target hasil imbang di laga menghadapi Inter Milan di akhir tahun 2019 ini.

Serta target tersebut juga dapat jadi pembuka jalur buat Juventus merebut puncak klasemen Serie A Italia dari Inter Milan dan juara putaran pertama.