September 30, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Liga italia: Bologna vs Milan Hernandez Warnai Kemenangan AC Milan

Krzysztof Piatek merayakan golnya Bologna vs AC Milan

Krzysztof Piatek merayakan golnya Bologna vs AC Milan

Laga Bologna vs Milan, AC Milan meraih kemenangan tipis atas Bologna dalam lanjutan pertandingan minggu ke- 15 Liga Italia, Minggu( 8/ 12/ 2019).
Krzysztof Piatek merayakan golnya Bologna vs AC Milan
Krzysztof Piatek merayakan golnya, Liga Italia Bologna vs AC Milan

Liga Italia – Laga Bologna vs Milan, AC Milan meraih kemenangan tipis atas Bologna dalam lanjutan pertandingan minggu ke- 15 Liga Italia, Minggu( 8/ 12/ 2019).

AC Milan sukses meraup poin penuh ketika bertandang ke markas Bologna, Stadion Renato DallAra, berkat kemenangan dengan skor 3- 2.

3 gol kemenangan AC Milan berasal dari penalti Krzysztof Piatek( menit ke- 15), Theo Hernandez( 32), serta Giacomo Bonaventura( 46).

Ada pula 2 gol balasan dari Bologna tiba dari lesakan bunuh diri Theo Hernandez( 40), serta sepakan penalti Nicola Sansone( 84).

Berkat kemenangan atas Bologna, AC Milan berhak naik ke peringkat 10 klasemen sedangkan Liga Italia dengan koleksi 20 poin dari 15 pertandingan.

Jalannya Pertadingan

AC Milan bertandang ke markas Bologna, Stadion Renato DallAra, dalam lanjutan pertandingan minggu ke- 15 Liga Italia, Minggu( 8/ 12/ 2019) waktu setempat ataupun Senin dini hari Wib.

Tuan rumah Bologna mempunyai kesempatan awal buat unggul lewat sepakan keras Andreas Skov Olsen pada menit ke- 2.

Tembakan kaki kiri Andreas Skov Olsen dari pojok luar kotak penalti AC Milan masih dapat diduga oleh Gianluigi Donnarumma.

AC Milan masih berupaya menciptakan ritme game dalam 5 menit dini babak awal.

Petaka untuk tuan rumah kala Krzysztof Piatek dijatuhkan oleh Mattia Bani di kotak terlarang pada menit ke- 13.

Wasit Daniele Chiffi langsung menunjuk titik putih buat menghadiahi AC Milan penalti.

Para pemain Bologna pernah melaksanakan keluhan, namun Daniele Chiffi tidak bergeming.

Krzysztof Piatek, yang jadi algojo tendangan penalti, sukses menyarangkan bola ke pojok kiri dasar gawang Bologna tanpa sanggup dihalau kiper Lukasz Skorupski yang salah membaca arah bola. AC Milan unggul 1- 0.

Tertinggal satu gol, Bologna langsung berupaya menekan pertahanan AC Milan lewat serbuan yang bertumpu pada kedua sayap.

Kala Bologna asik melanda, AC Milan malah yang sanggup menaikkan keunggulan jadi 2- 0 sehabis pada menit ke- 32 Theo Hernandez mencetak berhasil lewat kaki kanannya dari dalam kotak penalti.

Berawal dari kecerdikan Suso dalam mengirim umpan terobosan ke kotak penalti Bologna, Theo Hernandez bergegas merangsek ke kotak penalti.

Dia pernah mengendalikan bola melalui kaki kirinya saat sebelum membebaskan tembakan dengan kaki kanan yang ditunjukan ke sela- sela lengan Lukasz Skorupski. AC Milan unggul 2- 0 atas Bologna.

Tuan rumah berupaya membongkar kebuntuan, namun rapatnya barisan balik AC Milan menyulitkan dalam mengirim umpan ke kotak penalti.

Bologna kesimpulannya sanggup memangkas jarak melalui berhasil bunuh diri Theo Hernandez pada menit ke- 40 yang salah mengestimasi sepak pojok kala berupaya membatasi Stefano Denswil.

Bola sepak pojok malah menimpa bagian lengan Hernandez serta membuat bola masuk ke gawang tanpa dapat dicegah oleh Gianluigi Donnarumma yang mati langkah. Bologna 1- 2 AC Milan.

Berhasil bunuh diri Hernandez jadi lesakan penutup di babak awal.

Pertandingan babak awal berakhir dengan keunggulan 2- 1 buat AC Milan.

Babak kedua baru berjalan satu menit, AC Milan langsung tancap gas dengan menaikkan keunggulan jadi 3- 1 melalui tembakan dari luar kotak penalti yang dicoba oleh Giacomo Bonaventura.

Bola hasil sapuan Takehiro Tomiyasu yang menghalau umpan datar Piatek malah jatuh ke kaki Giacomo Bonaventura.

Pernah melaksanakan kontrol bola dengan kaki kanannya, Bonaventura langsung membebaskan tembakan melengkung lewat kaki kirinya tanpa sanggup diduga oleh Skorupski. Milan mengetuai 3- 1.

Baca Pula: Mauricio Pochettino Menginginkan Suatu Proyek Baru, di Arsenal?

Bologna langsung merespons berhasil kilat Bonaventura melalui usaha Andrea Poli pada menit ke- 49.

Sepakan kaki kanan Poli dari jarak dekat masih sanggup diblok oleh 2 pemain balik AC Milan serta cuma menciptakan sepak pojok.

Merambah menit ke- 75, AC Milan cenderung lebih bermain bertahan sebab Bologna mengurung pertahanan buat mengejar defisit 2 berhasil.

Pertandingan pernah terhenti pada menit ke- 80 sehabis Riccardo Orsolini dijatuhkan oleh Hernandez di kotak terlarang.

Baca Pula: Maguire Ungkap Rahasia Kesuksesan Man United Kalahkan Man City

Pernah terdapat keluhan dari pihak Bologna sebab wasit tidak menghadiahi penalti, namun Daniele Chiffi kesimpulannya meninjau kembali serta memandang siaran ulang melalui Video Assistant Referee( VAR) sehingga hukuman penalti kesimpulannya diberikan kepada Milan.

Nicola Sansone yang ditunjuk jadi eksekutor penalti pada menit ke- 84, sukses melaksanakan tugasnya sehabis tendangan penaltinya kandas dibendung oleh Donnarumma walaupun dia sanggup menduga arah dengan benar. Bologna tertinggal 2- 3.

Kala pertandingan merambah menit- menit akhir, wasit keempat membagikan bonus waktu sampai 5 menit.

Sampai pertandingan berakhir, AC Milan senantiasa unggul 3- 2 atas Bologna.

Bologna 2- 3 AC Milan( Theo Hernandez 40- bd, Nicola Sansone 84- pen; Krzysztof Piatek 15- pen, Theo Hernandez 32, Giacomo Bonaventura 46)

Bologna( 4- 2- 3- 1): 28- Lukasz Skorupski; 14- Takehiro Tomiyasu, 13- Mattia Bani, 23- Danilo, 4- Stefano Denswil; 31- Blerim Dzemaili( 9- Federico Santander 64), 16- Andrea Poli; 17- Andreas Skov Olsen( 7- Riccardo Orsolini 76), 30- Jerdy Schouten( 32- Mathias Svanberg 46), 10- Nicola Sansone; 24- Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

AC Milan( 4- 3- 3): 99- Gianluigi Donnarumma; 12- Andrea Conti, 22- Matteo Mussachio, 13- Alessio Romagnoli, 19- Theo Hernandez; 79- Franck Kessie, 4- Ismael Bennacer( 20- Lucas Biglia 70), 5- Giacomo Bonaventura( 39- Lucas Paqueta 78); 8- Suso, 9- Krzysztof Piatek, 10- Hakan Calhanoglu( 7- Samu Castillejo 85)

Pelatih: Stefano Pioli