September 28, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Kiper Perancis Terhebat Dalam Sejarah

Kiper Perancis Terhebat Dalam Sejarah

Tim nasional Perancis dikenal sebagai salah satu tim sepakbola terkuat di dunia.

Negara ini sudah memenangkan satu trofi Piala Dunia, dua trofi Piala UEFA dan satu medali emas Olimpiade.

Para pemain Perancis, seperti Michel Platini, Zinedine Zidane, ataupun Thierry Henry pun sudah dianggap sebagai legenda di dunia sepakbola.

Satu fakta penting, keberhasilan timnas Perancis dalam memenangi berbagai kejuaraan tak lepas dari peran penjaga gawang mereka yang tampil gemilang.

Nah, dalam artikel kali ini Generalchat akan mengulas secara detail kiper asal Perancis terbaik sepanjang masa. Siapa sajakah mereka?

Lionel Charbonnier

Lionel Charbonnier adalah kiper ketiga timnas Perancis dalam Piala Dunia 1998, di bawah Bernard Lama dan Fabien Barthez.

Ia mengawali debutnya bersama Auxerre di tahun 1988 dan berhasil mempersembahkan satu gelar Ligue 1 untuk klub ini pada tahun 1996.

Ia pindah ke Glasgow Rangers beberapa pekan setelah Piala Dunia 1998 dan di musim pertamanya berhasil memenangkan treble winners, walaupun ia absen hampir selama enam bulan karena cedera ligamen.

Teddy Richert

Teddy Richert merupakan sosok penjaga gawang yang bermain bagus namun tidak terlalu populer.

Pemain ini mengawali debutnya di tahun 1991 dan pensiun di tahun 2012, sama sekali belum pernah bermain di luar Liga Perancis.

Ia juga sama sekali tidak pernah mendapat kesempatan untuk mewakili negaranya di turnamen internasional karena kalah bersaing dari Fabien Barthez dan Gregory Coupet.

Prestasi individual terbaiknya adalah ketika terpilih sebagai French League goalkeeper of the year tahun 2007.

Sebastien Frey

Sebastien Frey mencuri perhatian publik ketika tampil gemilang bersama Hellas Verona di musim 1999-00.

Frey yang kala itu berstatus sebagai pemain pinjaman dari Inter Milan berhasil menyelamatkan Verona dari zona degradasi serta tercatat sebagai kiper Serie A dengan rating terbaik pada musim tersebut.

Selepas berkarir di Verona, ia pindah ke beberapa klub seperti Parma, Fiorentina, dan Genoa.

Sama seperti Teddy Richert, Frey juga sangat minim mendapat kesempatan bermain bersama timnas Perancis walaupun penampilannya cukup konsisten.

Mickael Landreau

Dengan total lebih dari 600 pertandingan, Mickael Landreau memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Ligue 1.

Ia menghabiskan 18 tahun karirnya sebagai pesepakbola profesional bermain untuk Nantes, Paris Saint-Germain, Lille, dan Bastia.

Ia juga menjuarai Ligue 1 bersama dua tim yang berbeda, Nantes di tahun 2001 dan Lille di tahun 2011.

Landreu merupakan bagian dari timnas Perancis yang menjadi runner-up Piala Dunia 2006, walaupun ia sama sekali tidak bermain dalam turnamen tersebut.

Bruno Martini

Bruno Martini adalah kiper utama timnas Perancis dalam Piala Eropa 1992.

Ia menghabiskan 13 tahun karir klubnya bermain untuk Auxerre.

Sepanjang karirnya, Martini bermain dalam 322 pertandingan Ligue 1 bersama Auxerre.

Ia terpaksa pindah ke Montpellier di tahun 1995 karena posisinya sebagai kiper nomor satu tergeser oleh Lionel Charbonnier.

Setelah pensiun pada tahun 1999, Martini bekerja sebagai pelatih kiper tim nasional Perancis.

Dominique Baratelli

Dengan catatan total 539 pertandingan, Baratelli menjadi pemain ketiga dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah Ligue 1.

Ia menghabiskan 18 tahun karirnya sebagai pesepakbola profesional bersama tiga klub yang berbeda, Ajaccio, Nice, dan PSG.

Ia juga merupakan bagian dari skuad Perancis dalam Piala Dunia 1978 dan 1982 walaupun hanya berperan sebagai kiper cadangan.

Prestasi terbaiknya di level klub adalah memenangkan trofi Piala Perancis tahun 1982 dan 1983 bersama Paris Saint-Germain.

Georges Carnus

Geroges Carnus adalah kiper utama generasi emas Saint-Etienne di akhir tahun 1960-an.

Di klub tersebut, ia menjuarai tiga gelar Ligue 1 dan dua trofi Piala Perancis.

Ia pindah ke Marseille di tahun 1971, dan ternyata bersama klub itu Carnus masih mampu memenangkan satu gelar Ligue 1 dan satu trofi Piala Perancis.

Sepanjang 15 tahun berkarir sebagai pesepakbola profesional, Carnus mewakili negaranya dalam 32 pertandingan internasional.

Ulrich Rame

Ulrich Rame adalah kiper legendaris Bordeaux.

Ia bergabung bersama klub ini selama 14 tahun, dari 1997 hingga 2001.

Dalam periode tersebut, posisinya sebagai kiper nomor satu nyaris tidak tergantikan.

Ia sangat dipuja oleh fans Bordeaux karena berperan besar dalam membantu klub ini memenangkan dua gelar Ligue 1 dan tiga trofi Piala Perancis.

Rame juga merupakan bagian dari timnas Perancis yang menjuarai Euro 2000, walaupun sama sekali tidak tampil dalam turnamen tersebut.

Jean-Luc Ettori

Jean-Luc Ettori dikenal sebagai salah satu pemain terbaik AS Monaco sepanjang masa.

Ia tampil dalam 602 pertandingan Ligue 1, menjadikannya pemain kedua dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah turnamen tersebut.

Selama 17 tahun berkarir sebagai pesepakbola profesional dari 1975 hingga 1992, Ettori sama sekali tidak pernah pindah ke klub lain, hanya bermain untuk AS Monaco.

Ia juga menjadi kiper utama timnas Perancis dalam Piala Dunia 1982.

Steve Mandanda

Mandada dianggap sebagai salah satu pemain yang mampu mengembalikan reputasi Olympique Marseille sebagai salah satu klub elit Liga Perancis, setelah klub tersebut selalu berada di bawah bayang-bayang Lyon di awal tahun 2000-an.

Di musim pertamanya bergabung bersama Marseille, Mandada langsung berhasil merebut gelar Ligue 1 Goalkeeper of the Year 2007-08.

Dua musim berikutnya, ia mempersembahkan gelar juara Ligue 1 untuk Marseille.

Saat ini, ia menjadi kandidat kuat kiper nomor satu timnas Perancis, bersaing ketat dengan Hugo Lloris.

Hugo Lloris

Hugo Lloris tak hanya memiliki kemampuan yang tangguh sebagai seorang kiper, namun juga dikenal sebagai pemimpin yang terpercaya.

Ia ditunjuk sebagai kapten timnas Perancis sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2014 dan selalu menunjukkan performa yang konsisten.

Karirnya mulai menanjak ketika bergabung dengan Olympique Lyonnais di tahun 2008, di mana selama empat tahun bermain untuk klub tersebut, ia tiga kali memenangkan penghargaan Ligue 1 Goalkeeper of the Year.

Bernard Lama

Sebelum kemunculan Fabien Barthez, Bernard Lama adalah penjaga gawang nomor satu timnas Perancis.

Periode karir terbaik-nya menjadi kiper perancis terjadi di tahun 1994, di mana Lama berhasil memenangkan Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain dan memperoleh penghargaan pribadi sebagai best French player award.

Di tahun 1996, ia kembali mencetak prestasi gemilang dengan membantu Paris Saint-Germain menjuarai Piala Winners’.

Lama merupakan kiper kedua timnas Perancis dalam dua turnamen internasional, Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Gregory Coupet

Gregory Coupet adalah kiper Perancis terbaik dan tersukses dalam sejarah Ligue 1.

Ketika bermain untuk Lyon, ia tujuh kali berturut-turut memenangkan Ligue 1, dari tahun 2002 hingga 2008.

Kolaborasinya dengan pemain-pemain seperti Juninho dan Sidney Govou, dan Florent Malouda membantu Lyon menjadi raja dalam kompetisi domestik.

Sayang, karirnya di level timnas tidak segemilang di level klub.

Ia selalu berada di bawah bayang-bayang Fabien Barthez.

Ketika akhirnya dipercaya tampil sebagai kiper nomor satu di Euro 2008, ia tidak tampil maksimal.

Perancis kebobolan enam gol, dan tersingkir di babak penyisihan grup.

Joel Bats

Joel Bats adalah kiper nomor satu timnas Perancis di tahun 1980-an hingga awal 1990-an.

Ia membantu negaranya memenangkan Piala Eropa 1984 dan melakukan penyelamatan gemilang terhadap tendangan penalti Zico di tahun 1986.

Tak hanya dikenal dengan kemampuannya yang tangguh di bawah mistar gawang, Bats juga sangat baik dalam mengatur dan mengarahkan para defender.

Ia menghabiskan karirnya bermain untuk tiga klub Liga Perancis; Sochaux, Auxerre, dan Paris Saint-Germain.

Fabien Barthez

Berbicara soal kiper terbaik perancis sepanjang masa, rasanya gelar ini hanya pantas diberikan untuk Fabian Barthez.

Kiper berambut plontos ini berperan besar membantu negaranya memenangkan Piala Dunia judi online 1998, Piala Eropa 2000, dan Piala Konfederasi 2003.

Tak hanya lincah, Barthez juga sangat berani menerjang pemain depan lawan untuk mengamankan gawangnya.

Di level klub, ia memenangkan satu gelar Liga Champions, dua gelar Ligue 1, dan dua gelar Premier League.

Bersama Peter Shilton, Barthez memegang rekor jumlah clean sheet terbanyak di turnamen Piala Dunia, dengan catatan sepuluh pertandingan tanpa kebobolan.