September 29, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Gelandang Arsenal Terbaik Dari Masa ke Masa

Gelandang Arsenal Terbaik Dari Masa ke Masa

Arsenal dikenal sebagai salah satu klub di Liga Inggris yang memiliki gaya bermain yang indah.

Tentu saja, keindahan permainan klub ini berujung pada banyaknya jumlah trofi dan penghargaan yang berhasil mereka menangkan.

Keberhasilan Arsenal dalam menyajikan permainan yang enak dinikmati dan memenangkan berbagai trofi tidak lepas dari peran para gelandang mereka.

Ada banyak gelandang Arsenal yang memiliki reputasi luar biasa karena skill individu mereka yang memukau.

Sebut saja nama-nama seperti Mesut Ozil, Cesc Fabregas, Patrick Vieira, Fredrik Ljungberg, dan Paul Merson.

Di antara semua gelandang ini, siapakah yang layak mendapat predikat sebagai yang terbaik?

Temukan jawabannya di artikel Generalchat berikut!

Andrey Arshavin

Andre Arshavin adalah seorang gelandang serang asal Rusia yang dibeli Arsenal dari Zenit Saint Petersburg pada tahun 2009.

Berposisi utama sebagai winger kiri, Arshavin bisa pula dimainkan sebagai seorang second striker.

Ia dikenal sebagai seorang pemain yang kreatif, visioner, dan cerdas. Arshavin juga memiliki kemampuan dribbling dan passing yang luar biasa.

Salah satu penampilan terbaiknya adalah ketika mencetak empat gol dalam pertandingan melawan Liverpool di tahun 2009 yang berakhir dengan skor 4-4.

Aaron Ramsey

Aaron Ramsey bergabung dengan Arsenal di usia 18 tahun, dibeli dari Cardiff City pada tahun 2008.

Setelah sempat dipinjamkan ke Norwich City dan Cardiff City, Ramsey mulai mendapat tempat di tim utama Arsenal pada paruh kedua tahun 2011.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, memuji Ramsey sebagai seorang gelandang yang komplit.

Ia mampu bertahan dan menyerang dengan sama baiknya, memiliki passing akurat, dan kerap mencetak gol-gol penting untuk timnya.

Gilberto Silva

Gilberto Silva adalah gelandang bertahan utama Arsenal selepas Patrick Vieira meninggalkan klub ini.

Ia bermain untuk Arsenal dalam periode 2002-2008, memenangkan satu gelar Premier League dan dua trofi Piala FA.

Tak hanya diandalkan sebagai penghubung antara barisan pertahanan dan penyerangan, Gilberto juga mampu memimpin rekan-rekannya di atas lapangan.

Ia bahkan beberapa kali dipercaya menjadi kapten Arsenal, terutama setelah pemain-pemain seperti Dennis Bergkamp, Patrick Vieira, Thierry Henry, dan Sol Campbell meninggalkan klub ini.

Jack Wilshere

Jack Wilshere mengawali debutnya bersama Arsenal di tahun 2008, saat ia masih berusia 16 tahun.

Hal itu membuatnya tercatat sebagai pemain termuda Arsenal yang pernah tampil di Premier League.

Wilshere dikenal sebagai gelandang tengah dengan kemampuan yang komplit, di mana ia memiliki passing akurat, stamina tinggi, dan mampu bertahan dengan sangat baik.

Tak hanya itu, ia juga mampu berperan sebagai playmaker dan memiliki leadership skill yang bagus.

Tak heran jika kemudian Wilshere dianggap sebagai calon pengganti sosok Frank Lampard dan Steven Gerrard di timnas Inggris.

Emmanuel Petit

Emmanuel Petit bermain untuk Arsenal selama tiga tahun, dari tahun 1997 hingga tahun 2000.

Di Arsenal, ia diposisikan oleh pelatih Arsene Wenger sebagai seorang gelandang bertahan, mendampingi Patrick Vieira.

Musim perdananya di Arsenal berjalan dengan sangat baik, di mana ia membantu klub ini memenangkan Premier League dan Piala FA.

Selama tiga tahun bergabung bersama Arsenal, Petit mencetak 11 gol dalam 118 penampilan.

Tomas Rosicky

Tomas Rosicky adalah seorang gelandang menyerang yang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Republik Ceko sepanjang masa.

Ia memiliki passing akurat, kemampuan playmaking, dribbling, dan kreativitas di atas rata-rata.

Ia bergabung dengan Arsenal di tahun 2006 dari Borussia Dortmund setelah menunjukkan permainan gemilang bersama klub tersebut.

Karena penampilannya yang luar biasa sebagai seorang seorang pengatur serangan, ia dijuluki oleh fans Arsenal sebagai “Mozart Reborn” (titisan Mozart).

Marc Overmars

Marc Overmars adalah seorang gelandang sayap yang juga bisa dimainkan sebagai seorang striker.

Senjata utama Overmars sebagai seorang pesepakbola adalah kecepatan larinya yang luar biasa.

Ia juga memiliki tendangan keras dan passing akurat.

Selama bermain untuk Arsenal dalam periode 1997-2000, Overmars memenangkan satu gelar Premier League dan satu trofi Piala FA.

Ia pindah ke Barcelona setelah Euro 2000 dengan nilai transfer 25 juta poundsterling, membuatnya memegang rekor sebagai pemain Belanda termahal sepanjang masa.

Jimmy Logie

Jimmy Logie adalah pemain asal Skotlandia yang bermain untuk Arsenal pada periode 1939-1955.

Berposisi sebagai seorang gelandang, Logie juga terkadang dimainkan sebagai seorang inside forward.

Ia dikenal sebagai seorang pemain yang kreatif, visioner, dan tangguh.

Tak hanya itu, Logie juga dipercaya menjadi wakil kapten Arsenal selama beberapa tahun.

Selama 16 tahun bergabung dengan klub ini, ia memenangkan dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Piala FA.

Mesut Ozil

Mesut Ozil dibeli dari Real Madrid pada tahun 2013 dengan nilai transfer judi online 42,5 juta poundsterling.

Ia menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia di musim debutnya bersama Arsenal.

Kolaborasinya bersama Aaron Ramsey dan Jack Wilshere di lini tengah membuat klub ini sempat memuncaki klasemen Liga Premier selama beberapa minggu berturut-turut.

Ozil dikenal sebagai seorang playmaker dengan kemampuan passing dan kreativitas yang luar biasa.

Ray Parlour

Ray Parlour adalah gelandang asal Inggris yang bermain untuk Arsenal dalam periode 1992-2004.

Ia adalah seorang pemain yang memiliki kontribusi besar untuk klub tersebut, namun tidak terlalu menonjol di atas lapangan.

Wajar, Parlour memainkan peran sebagai gelandang pekerja keras yang senantiasa harus mengejar bola dari satu sudut lapangan ke sudut lainnya.

Selama bermain untuk Arsenal, Parlour memenangkan tiga gelar Liga Premier, empat trofi Piala FA, dan satu Winners’ Cup.

Fredrik Ljungberg

Fredrik Ljungberg merupakan gelandang asal Swedia yang merupakan bagian dari “the Invincible,” generasi emas Arsenal yang merajai kompetisi Liga Inggris di awal tahun 2000an.

Di Arsenal, Ljungberg bermain sebagai seorang winger, terkadang diposisikan sebagai seorang gelandang menyerang.

Salah satu periode terbaik dalam karirnya terjadi di musim 2001-02, di mana ia mengambil alih peran Robert Pires yang cedera dan hampir selalu mencetak gol di setiap pertandingan Arsenal.

Paul Merson

Tak hanya bisa bermain sebagai seorang gelandang, Paul Merson juga menunjukkan performa yang bagus saat diposisikan sebagai seorang striker.

Pemain asal Inggris ini bergabung dengan Arsenal dalam periode 1985-1997, memenangkan dua gelar Liga Inggris, satu trofi Piala FA, dan satu trofi Winners’ Cup.

Tak hanya itu, Merson juga terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris tahun 1989.

Selain produktif dalam mencetak gol, ia juga dikenal sebagai eksekutor bola-bola mati yang handal.

Cesc Fabregas

Cesc Fabregas adalah gelandang asal Spanyol yang memiliki kemampuan yang sangat sempurna.

Ia bisa bermain di berbagai posisi memiliki naluri mencetak gol yang tinggi, passing akurat, kemampuan bertahan yang baik, juga jiwa kepemimpinan yang baik.

Ia bermain untuk Arsenal dalam periode 2003-2011, membantu klub ini memenangkan satu trofi Piala FA.

Fabregas muncul sebagai bintang utama Arsenal sejak legenda klub tersebut, Thierry Henry, pindah ke Barcelona pada tahun 2007.

Robert Pires

Robert Pires dikenal sebagai seorang gelandang menyerang dengan gaya permainan yang sangat elegan.

Ia dianggap sebagai salah satu pemain dengan kemampuan passing dalam sejarah Premier League.

Pires bergabung bersama Arsenal dalam periode 2000-2006, dan ia dianggap sebagai salah satu pemain kunci “The Invincibles,” tim Arsenal yang tidak terkalahkan dalam 49 pertandingan Liga.

Selain mempersembahkan dua gelar Premier League dan dua trofi Piala FA, Pires juga terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim 2001-02.

Patrick Vieira

Gelar gelandang terbaik Arsenal sepanjang masa sangat pantas diberikan pada Patrick Vieira.

Pemain asal Perancis ini berperan sebagai gelandang bertahan Arsenal nomor satu dalam periode 1996-2005.

Tak hanya tangguh dalam mematahkan serangan lawan, Vieira juga memiliki leadership skill yang tinggi sehingga ia dipercaya tampil sebagai kapten klub ini selama beberapa tahun.

Selama bermain untuk Arsenal, Vieira memenangkan tiga gelar Premier League dan empat trofi Piala FA.

Ia juga dianugerahi penghargaan sebagai Premier League Player of the Season musim 2000-01.