September 28, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Gelandang Argentina Terbaik Sepanjang Masa

Gelandang Argentina Terbaik Sepanjang Masa

Prestasi tim nasional Argentina di dunia sepakbola tak perlu lagi diragukan.

Negara ini sudah memenangkan berbagai kejuaraan baik di level Amerika Selatan maupun internasional.

Tak hanya itu, para pemain Argentina juga sering muncul sebagai pemain yang sangat berpengaruh dalam perkembangan dunia sepakbola.

Kali ini, Generalchat akan memberikan daftar gelandang Argentina terbaik sepanjang masa.

Para gelandang ini memiliki berbagai posisi yang berbeda, mulai dari gelandang serang, gelandang sayap, gelandang tengah, dan gelandang bertahan.

Di antara para pemain dalam daftar ini, siapa yang menjadi favorit anda?

Ángel Di María

Menilik usianya yang masih muda dan performa apiknya bersama Real Madrid sejak tahun 2010, saya memutuskan untuk menempatkan di Maria sebagai salah satu gelandang terbaik Argentina sepanjang masa.

Pemain yang berposisi sebagai winger ini terbukti mampu menjadi partner seimbang bagi Cristiano Ronaldo dan telah menyumbangkan banyak gol serta assist untuk Real Madrid.

Bersama timnas Argentina, di Maria menjuarai FIFA World Youth Championship tahun 2007 dan Olimpiade 2008.

Daniel Bertoni

Bertoni adalah seorang gelandang sayap kanan yang membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1978.

Sepanjang karirnya, Bertoni bermain dalam 31 pertandingan dan mencetak 12 gol untuk timnas Argentina.

Salah satu gol terpenting yang dicetaknya adalah dalam pertandingan final World Cup 1978 melawan Belanda, di mana gol tersebut akhirnya mengantarkan Argentina menjadi juara dunia.

Bertoni juga cukup lama bermain bersama klub-klub Italia, seperti Fiorentina, Napoli, dan Udinese.

Matias Almeyda

Matias Almeyda adalah tipe gelandang bertahan penghancur serangan lawan.

Duetnya dengan Diego Simeone di Lazio mampu membawa klub ini menjadi juara Serie A musim 1998-99.

Di musim yang sama, ia bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Italia.

Almeyda bermain untuk timnas Argentina dalam periode 1996-2005, dan prestasi terbaiknya adalah saat mengantarkan klub ini meraih medali perak Olimpiade 1996.

Ariel Ortega

Cerdik, licik, dan kreatif. Ariel Ortega adalah seorang playmaker yang menjadi andalan timnas Argentina selepas pensiunnya Diego Maradona.

Ia juga dikenal sebagai seorang pemain yang sangat temperamental di atas lapangan.

Sama seperti Almeyda, prestasi terbaik Ortega untuk timnas Argentina adalah meraih medali perak Olimpiade 1996.

Setelah meraih enam gelar Primera Division Argentina bersama River Plate, Ortega memutuskan untuk berkarir di Eropa, antara lain bersama Sampdoria, Parma, dan Valencia.

Pablo Aimar

Karir terbaik Aimar terjadi ketika ia memperkuat Valencia pada periode 2001-2006.

Dalam kurun waktu lima tahun, ia berhasil membawa Valencia dua kali menjuarai La Liga, mendobrak dominasi Real Madrid dan Barcelona.

Kecemerlangannya berlanjut ketika ia bermain bersama Benfica, di mana ia membawa klub ini memenangi satu gelar Liga Portugal dan meraih empat trofi Piala Portugal.

Seandainya tidak sering dilanda cedera, saya yakin Aimar pasti mampu meraih lebih banyak prestasi.

Fernando Redondo

Fernando Redondo adalah satu dari sedikit gelandang bertahan yang bisa menunjukkan permainan keras namun kreatif.

Ia adalah bagian vital tim Real Madrid pada periode 1994-2000, di mana ia memimpin klub ini menjuarai dua gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions.

Ia juga membawa Argentina memenangkan Piala Konfederasi tahun 1992 dan Copa America 1993.

Sayang, sejak tahun 1999, performa Redondo menurun drastis karena ia lebih banyak dilanda cedera.

Osvaldo Ardiles

Osvaldo Ardiles adalah satu dari sedikit pemain Argentina yang sukses berkarir di Liga Inggris.

Selama membela Tottenham Hotspur dari tahun 1978-1988, ia memimpin klub ini memenangkan satu trofi Piala FA dan satu trofi Piala UEFA.

Ia dikenal sebagai seorang gelandang tengah yang berbakat dan produktif dalam mencetak gol.

Peranannya juga sangat penting dalam membawa timnas Argentina menjadi juara Piala Dunia 1978.

Javier Mascherano

Walaupun posisi utamanya adalah seorang bek tengah, Mascherano juga cukup terampil bermain sebagai gelandang bertahan.

Pemain ini menjadi andalan Barcelona sejak tahun 2010 dan sudah memenangkan dua gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions.

Karirnya bersama timnas Argentina juga cukup cemerlang, di mana Mascherano membawa tim Tango menjuarai Olimpiade 2004 dan 2008.

Sejauh ini, Mascherano sudah tampil dalam 95 pertandingan dan mencetak dua gol untuk timnas Argentina.

Juan Sebastian Veron

Kreatif, visioner, dan merupakan tipe pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Veron adalah seorang gelandang tengah yang sukses berkarir di Italia, terutama bersama Lazio dan Inter Milan.

Dibeli dari Parma pada tahun 1999, Veron mampu membawa tim ini menjadi juara Serie A pada musim pertamanya.

Bersama Inter Milan, ia memenangkan satu gelar Serie A dan dua trofi Coppa Italia.

Ketika akhirnya kembali bermain di Liga Argentina bersama Estudiantes, Veron juga masih menunjukkan kemampuan terbaiknya, bahkan dua kali terpilih sebagai pemain terbaik Amerika Selatan tahun 2006 dan 2009.

Javier Zanetti

Loyal, tangguh, dan dikenal sebagai sosok pemimpin yang hebat.

Zanetti adalah seorang pemain yang bisa dimainkan sebagai seorang wing-back maupun gelandang sayap kanan.

Ia sudah membela timnas Argentina sejak tahun 1994.

Di level klub, karir Zanetti bersama Inter Milan juga sangat gemilang.

Ia memenangkan lima gelar Serie A, empat trofi Coppa Italia, dan satu trofi Liga Champions.

Selama tujuh tahun memperkuat tim Tango, Zanetti tampil sebanyak 145 kali dan mencetak 5 gol.

Esteban Cambiasso

Esteban Cambiasso adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia.

Pemain ini memiliki kemampuan menggalang pertahanan dan membangun serangan dengan sama baiknya.

Tak heran jika dari tahun 2004 hingga saat ini ia selalu menjadi andalan lini tengah Inter Milan.

Dengan total 23 trofi yang dimenangkannya, Cambiasso menjadi pemain Argentina tersukses dalam sejarah sepakbola, mengalahkan nama-nama legendaris seperti Diego Maradona dan Alfredo di Stefano.

Juan Roman Riquelme

Walaupun karirnya di Eropa tidak secemerlang yang diharapkan banyak orang, Riquelme tetaplah seorang pemain yang layak disebut sebagai salah satu gelandang terbaik Argentina sepanjang masa.

Ia dikenal sebagai seorang playmaker yang visioner, memiliki kemampuan passing yang sangat bagus, dan produktif dalam mencetak gol melalui bola-bola mati.

Riquelme juga membawa timnas Argentina menjuarai Olimpiade 2008 dan Piala Dunia U-20 1997.

Diego Simeone

Simeone adalah salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk timnas Argentina.

Ia membela tim Tango selama 14 tahun, dari 1988 hingga 2002 dan memenangkan dua trofi Copa America dan satu gelar Piala Konfederasi.

Di level klub, Simeone memenangkan satu gelar Liga Spanyol bersama Atletico Madrid dan satu gelar Serie A bersama Lazio.

Sepanjang karirnya, Simeone dikenal sebagai gelandang yang sangat enerjik, pekerja keras, dan memiliki spesialisasi dalam mengunci playmaker tim lawan.

Jorge Burruchaga

Burruchaga adalah partner sejati Diego Maradona di tahun 1980-an.

Duet Maradona-Burruchaga bahkan membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986.

Dalam turnamen tersebut, ia menjadi kunci kemenangan tim dalam partai final melawan Jerman Barat, di mana dua golnya mampu membawa Argentina menang dengan skor 3-2.

Sepanjang karirnya, Burruchaga tampil sebanyak 59 kali dan mencetak 13 gol untuk tim tango.

Diego Maradona

Tak diragukan lagi, Diego Maradona adalah gelandang terbaik Argentina sepanjang masa.

Tak hanya di Argentina, pemain jenius ini bahkan layak dijuluki sebagai gelandang terbaik dalam sejarah sepakbola.

Berposisi sebagai gelandang menyerang, Maradona adalah pemain yang sangat cepat, dengan kemampuan dribbling dan passing yang luar biasa.

Selain membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986, Maradona juga memenangkan dua gelar Liga Italia judi online bersama Napoli dan satu gelar Liga Spanyol bersama Barcelona.