October 26, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Pemilik Galaxy Z Flip Diminta Hati-hati Layar Tergores

Pemilik Galaxy Z Flip Diminta Hati-hati Layar Mudah Tergores

Samsung Indonesia merespons layar lipat Galaxy Z Flip yang dikabarkan mudah tergores. Perusahaan mengklaim layar lipat Z Flip sudah diuji secara ketat.

Generalchat.org – Sebelumnya youtuber Jerryrigeverything menguji Galaxy Z Flip judi bola. Salah satu poin uji coba adalah menggoreskan layar lipatnya dengan benda tumpul. Alhasil uji coba tersebut meninggalkan bekas goresan pada layar.

“Kami mengeluarkan produk ini sudah melalui protokol yang sangat ketat ketika sampai ke konsumen,” ujar Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Verry Octavianus Wijaya di Jakarta, Kamis

Verry menuturkan layar Z Flip menggunakan teknologi Ultra Thin Glass (UTG), yakni bahan khusus dengan ketebalan di bawah 30 mikron yang bisa dilipat. Sebagaimana diskusi dengan kantor pusat Samsung di Korea Selatan, dia menyebut layar Z Flip terdiri dari beberapa lapisan.

“Jadi kami minta untuk penggunaanya pun harus dirawat. Jadi lebih hati-hati. Tapi memang ini teknologi terbaru UTG dengan fleksibilitas Infinity,” ujarnya.

Meski demikian, Verry menyampaikan pihaknya memberikan garansi kepada konsumen selama 1 tahun jika mengalami kerusakan di bagian layar. Dia berkata konsumen hanya cukup membayar maksimal Rp1,6 juta yang berlaku untuk satu kali penggantian.

Adapun bagi konsumen yang sudah tidak memiliki garansi, Verry menyebut biaya perbaikan layar Z Flip mencapai Rp6 juta sampai Rp7 juta.

“Kalau di Galaxy Fold Rp2 juta karena layarnya di angka Rp9 juta. Jadi cukup membayar seperti itu dan kami ganti,” Verry.

Di sisi lain, Verry menyampaikan layar lipat Z Flip sejatinya memiliki ketahanan yang cukup lama. Dia berkata pihaknya sudah melakukan uji coba melipat layar z Flip sebanyak 200 ribu kali.

“Jadi logikanya kalau sehari buka tutup 100 kali, itu bisa 5 tahun. Jadi kami yakinkan bahwa ketika kami keluarkan produk ini sudah melalui protokol yang sudah luar biasa ketat,” ujarnya.