September 29, 2020

Informasi Panduan Slot Online | Judi Bola | Togel DLL

Selamat datang di Generalchat, slot panduan informasi online, judi bola, kasino, togel. Pelaporan langsung, ulasan ruang poker online, tutorial strategi, freerolls dan bonus.

Fakta Unik dan Penting Tentang UEFA CHAMPIONS LEAGUE

Fakta Unik dan Penting Tentang UEFA CHAMPIONS LEAGUE

Generalchat.org – Liga Champions UEFA ( UEFA Champions League ) merupakan kompetisi sepakbola yang sangat besar dan terkenal di Eropa.

UEFA merupakan singkatan dari Uni Europe Football Association. Dalam kompetisi ini terdapat beberapa fakta unik dan penting yang harus di ketahui.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang UEFA Champions League:

Liga Champions UEFA ( UEFA Champions League )

Adalah kejuaraan antarklub sepak bola tahunan antara klub-klub sepak bola tersukses di Eropa.

Sering dianggap sebagai trofi tingkat klub yang paling prestisius di Eropa.

Kejuaraan ini pertama kali dicetuskan oleh salah satu majalah olah raga Perancis.

Trofi berbentuk piala yang dijuluki “The Big Ears” (Telinga Besar),dan trofi pertama berbeda dengan yang sekarang diperebutkan dibuat oleh Stadellman.

Piala yang diperebutkan sekarang adalah edisi ke-6. Pada awalnya kejuaraan memperebutkan piala bernama Piala Juara Klub Eropa atau European Champion Clubs’ Cup.

Biasanya disingkat menjadi Piala Eropa (European Cup, dan berbeda dari Piala Eropa seperti yang dikenal di Indonesia sekarang ini yang merujuk kepada European Championship).

Kejuaraan ini dimulai pada musim 1955/56 dengan menggunakan sistem gugur dua leg.

Setiap tim bermain dua pertandingan, satu tandang dan satu di kandang, dan tim dengan skor rata-rata tertinggi maju ke babak berikutnya.

Hanya tim-tim juara liga di masing-masing negara, ditambah dengan pemegang juara pada saat itu, yang berhak ikut ajang kompetisi ini.

Format dan namanya kemudian diganti pada musim 1992/93.

Mulai saat itu, kejuaraan mempunyai tiga babak kualifikasi, satu babak kompetisi grup (tim-tim bermain dalam bentuk “tandang-kandang” seperti kompetisi reguler), dan kemudian empat babak final dengan sistem gugur.

Semua babak kualifikasi dan pertandingan dengan sistem gugur dilangsungkan dengan dua leg.

Kecuali pertandingan final yang merupakan pertandingan tunggal yang diselenggarakan di sebuah tempat yang telah ditentukan oleh UEFA.

Real Madrid CF telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa.

Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah

-AC Milan (7 kali juara)
-Liverpool FC (5 kali juara)
-FC Bayern München
-AFC Ajax
-FC Barcelona (4 kali juara)
-Manchester United
-Internazionale Milan (3 kali juara)

Musik yang mengiringi awal setiap siaran televisi kejuaraan ini digubah oleh Tony Britten.

Berdasarkan lagu gubahan George Frideric Handel yang berjudul Zadok the Priest, dan dibawakan oleh Chorus of the Academy of St. Martin in the Fields dan Royal Philharmonic Orchestra.

Tim yang pernah juara Liga Champions minimal 5 kali tidak berturut-turut atau 3 kali berturut-turut, di lengan baju kiri akan terdapat logo Liga Champions dan tertulis jumlah piala yang dikoleksi.

Seperi Ajax misalnya, karena juara pada tahun 1971, 1972 dan 1973 di lengan baju kiri terdapat logo Liga Champions disertai dengan jumlah piala yang didapat.

Tim yang mengenakan logo Champion di lengan yaitu : Real Madrid ( juara 9 kali ), AC Milan ( juara 7 kali ), Liverpool ( juara 5 kali ), Bayer Muenchen (juara 74, 75 dan 76) dan Ajax (juara 71, 72, dan 73).

Dalam 19 musim terakhir, hanya ada satu tim yang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions (saat itu format dan namanya masih Piala Champions) selama dua musim berturut-turut, yaitu AC Milan yang kala itu masih berpredikat The Dream Team.

Namun, setelah diubah formatnya menjadi Liga Champion, belum ada satu timpun yang berhasil mempertahankan gelar juaranya.

Milan dan Juventus adalah tim dalam 15 musim terakhir yang berhasil meraih final secara 3 kali berturut-turut. Milan (1993, 1994 (Juara), dan 1995) dan Juventus(1996(Juara), 1997, dan 1998).

Pada akhir musim 2004/05 terjadi masalah.

Liverpool yang juara Liga Champions pada musim itu berhak lolos langsung ke babak penyisihan musim depan, namun Liverpool di liga domestik ada di peringkat lima.

Everton yang merupakan peringkat 4 mengajukan protes, sehingga Liverpool dan Everton tetap ikut Liga Champions musim depan (Everton lewat kualifikasi)

Inggris pun punya lima tim ke Liga Champions (terbanyak dalam satu negara).

Kualifikasi untuk Liga Champions ditentukan oleh posisi tim-tim di liga domestik dan melalui sistem kuota; negara-negara yang mempunyai liga domestik yang lebih kuat diberikan lebih banyak tempat.

Klub yang bermain di liga domestik yang lebih kuat juga mulai ikut pada babak yang lebih akhir.

Misalnya, tiga liga terkuat menurut peringkat UEFA, akan melihat juara dan runner-upnya langsung masuk ke babak fase grup, dan peringkat ketiga dan keempat masuk pada babak kualifikasi ketiga.

Juara bertahan Liga Champions lolos secara otomatis ke babak grup tanpa tergantung posisi akhirnya di liga domestik.

Dalam perputaran kompetisi liga Champion klub-klub bertarung sengit untuk menempati posisi teratas sehingga layak ikut serta kejuaraan ini.